KEDIRI – Memasuki usia ke-49, Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri terus menunjukkan tren positif. Tak hanya mencatatkan berbagai prestasi di tingkat regional, nasional, hingga internasional, kampus terbesar di Kediri Raya itu juga mulai mempersiapkan langkah strategis menuju usia emas ke-50 dengan membidik predikat Akreditasi Unggul.
Optimisme tersebut mengemuka dalam peringatan Dies Natalis ke-49 UNP Kediri yang digelar meriah melalui kegiatan jalan sehat, Senin (3/8). Ribuan sivitas akademika, alumni, guru, kepala sekolah, masyarakat, hingga mitra kampus memadati kawasan kampus untuk mengikuti rangkaian kegiatan.
Hadir dalam kesempatan itu Asisten Bidang SDM Pemerintah Kota Kediri Zachrie, Ketua YPLP PT PGRI Kediri Dr. Ir. Cholis Sulaksana, M.M., jajaran Bank Mandiri dan Bank Jatim, serta keluarga besar sekolah di bawah naungan PGRI.
Rektor UNP Kediri Dr. Zainal Afandi, M.Pd., mengatakan perjalanan kampus hingga menginjak usia ke-49 tidak terlepas dari kepercayaan masyarakat Kediri Raya yang terus memberikan dukungan.
“Tanpa dukungan seluruh masyarakat dan para pemangku kepentingan, UNP Kediri tidak mungkin mampu bertahan hingga usia ke-49 sekaligus meraih berbagai prestasi seperti saat ini,” ujarnya.
Menurutnya, berbagai capaian yang diraih menjadi modal penting untuk membawa UNP Kediri naik kelas. Salah satunya dengan meraih penghargaan Anugerah Kampus Unggulan dari LLDIKTI Wilayah VII sebagai perguruan tinggi dengan pelaporan beasiswa terbaik.
Tak hanya itu, prestasi mahasiswa juga terus bermunculan. UKM Mapala UNP Kediri sukses meraih Juara I tingkat Jawa Timur pada kompetisi yang digelar Kementerian Kehutanan bersama Dinas Kehutanan Jawa Timur. Hasil tersebut mengantarkan tim menjadi wakil Jawa Timur di tingkat nasional.
Di bidang olahraga, mahasiswa UNP Kediri juga berhasil mengharumkan nama kampus melalui keikutsertaan dalam kejuaraan internasional di Korea Selatan.
“Prestasi mahasiswa menjadi bukti bahwa kualitas lulusan UNP Kediri mampu bersaing, baik di bidang akademik maupun nonakademik,” tambahnya.
Di balik berbagai pencapaian itu, UNP Kediri juga tengah menyiapkan agenda besar menyambut usia emas pada 2027. Selain menjadi peringatan 50 tahun berdirinya kampus, tahun tersebut juga akan menjadi momentum regenerasi kepemimpinan melalui pergantian rektor beserta jajaran pimpinan universitas.
Lebih dari itu, manajemen kampus menargetkan raihan Akreditasi Unggul, predikat tertinggi dalam sistem akreditasi perguruan tinggi di Indonesia.
Sebagai langkah awal, lima program studi diprioritaskan dalam proses re-akreditasi, yakni Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Biologi, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), serta Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR).
“Target kami jelas, menjadikan UNP Kediri sebagai perguruan tinggi yang semakin berkualitas dan menjadi pilihan masyarakat. Karena itu, persiapan menuju Akreditasi Unggul terus kami lakukan,” tegas Zainal.
Sementara itu, rangkaian Dies Natalis ke-49 juga diisi berbagai kegiatan kebersamaan, mulai pagelaran wayang kulit hingga turnamen bola voli Nusantara Cup yang melibatkan sivitas akademika dan masyarakat.
Dengan modal prestasi yang terus bertambah dan target strategis menuju Akreditasi Unggul, UNP Kediri kini memasuki fase penting dalam perjalanan institusi. Tantangannya bukan lagi sekadar mempertahankan eksistensi sebagai kampus regional, tetapi membuktikan diri mampu bersaing di tingkat nasional melalui peningkatan kualitas akademik, tata kelola, riset, serta penguatan sumber daya manusia. (Bd)

Tinggalkan Balasan