Incumben Kokoh, Demokrat dan PSI Intip Kursi
KEDIRI- Para calon anggota legislative (Caleg) DPR RI incumbent yang maju lagi melalui Daerah Pemilihan (Dapil) VI, yaitu Kediri, Blitar, Tulungagung, tampaknya masih kokoh dalam mendulang suara memperebutkan kuota 9 kursi yang ada.
DATA SEMENTARA PEROLEHAN SUARA CALEG DPR RI
DAPIL VI (KEDIRI, TULUNGAGUNG, BLITAR)
Berdasarkan data sementara yang tercatat di KPU, hingga Jum’at (16/2/2024), sekitar pukul 10.15, para Caleg DPR RI petahana memang secara umum masih cukup kuat. Hanya saja, data ini masih sementara dan masih berpeluang untuk bergeser, karena data yang masuk baru sekitar 12.08 persen, belum seluruh data dari TPS masuk.
Nama-nama seperti Anggi Erma Rini (PKB), Endro Hermono (Gerindra), Sri Rahayu,(PDIP), Nurhadi (NasDem), Rizki Sadiq (PAN), secara umum masih menempatkan diri meraih suara di papan atas yang berpeluang besar merebut Kembali kursi di DPR RI.
Di masing-masing partai, seperti NasDem, ada nama Adi Suwono, ketua DPC NasDem Kota Kediri, sekaligus pengusaha hotel, yang cukup membantu mendulang suara, namun sementara suaranya masih kalah dengan Nurhadi. Begitu juga di Golkar, ada nama Heru Tjahjono, mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Jatium dan Bupati Tulungagung dua periode, tapi suaranya juga masih di bawah Sarmuji.
Sedang di PKB, nama KH An’im Falahuddin alias Gus An’im dari Pondok Lirboyo, sementara suaranya masih kalah dsbanding Bambang Rianto. Sehingga, jika PKB berhasil merebut dua kursi Kembali di DPR RI, nama Gus An’im terancam digeser oleh Bambang Rianto.
Sementara di PDIP, ada nama Pulung Agustanto, keluarga Pramono Anung, yang sekaligus paman Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, langsung menyalip di urutan pertama, mengalahkan Sri Rahayu. Untuk Gerindra, nama Endro Hermono, mantan Wakil Bupati Blitar, masih menempati urutan pertama. Sedangkan Reza Darmawan, yang meloncat dari PAN, diperkirakan masih sulit merebut kursi, meskipun mampu mendulang suara yang cukup.
Sarmuji, masih memimpin perolehan suara dengan 31 ribu suara lebih, disusul Pulung Agustanto dan Anggia Erma Rini yang mengantongi suara 22 ribu lebih.
Sedangkan Demokrat, yang pada Pemilu 2019 lalu gagal memperoleh kursi, untuk Pemilu 2024 ini diprediksi memiliki peluang untuk ikut berebut kursi. Begitu juga dengan PSI, juga ikut memiliki peluang mendapatkan kursi.
Di Partai Demokrat, nama Adi Togarisman sementara masih menempati perolehan suara tertinggi, disusul Harun Sulkam dan Very Ahmad. Sedang di PSI, ada nama Aan Rochayanto yang mendominasi sebagai pendulang suara. (mam)

Tinggalkan Balasan