Gus Kautsar : Pesantren Harus Jadi Wilayah Nyaman Bagi Siapapun

KEDIRI – Pondok Pesantren harus menjadi wilayah yang nyaman dan aman bagi siapapun. “Bukan sekadar tempat ngaji,” ujar Gus Kautsar, salah satu pengasuh pondok pesantren Al Falah, Ploso, ditemui sejumlah awak media, usai memberikan materi pads peluncuran dan bedah buku ‘Fiqih Penguatan Disabilitas Mental Psikososial” di Teras Gubug, Ploso, di sela-sela Munas-Konbes NU di Ponpes Al Falah, Ploso, Minggu (21/6/’26).
Menurut Gus Kautsar, pihaknya sebagai pondok pesantren akan menindaklanjuti dari berbagai materi pada bedah buku figh penguatan disabilitas psikososial itu. Sehingga para santri bisa lebih memahami kondisi masyarakat.
“Kondisi seseorang yang berbeda beda, penanganannya juga berbeda. Selama ini yang kita dalami adalah disabilitas fisik,”tandas Gus Kautsar, didampingi Mentri Sosial Gus Ipul.
Sebelumnya, di hadapan para santri ma’had aly al falah, Ploso, peserta bedah buku, Gus Kautsar juga menilai bahwa menangani disabilitas sosial psikologis lebih rumit dibanding menangani disabilitas fisik.
Penerbitan, Peluncuran dan Bedah Buku ini merupakan kerjasama antara lain Komisi Disabilitas, Kementrian Sosial, Pondok Pesantren Al-Falah, dan lain lain.
Bedah buku ini juga menghadirkan dua orang disabilitas fisik yang semula normal dan satu orang yang dulunya disabilitas tunawicara kemudian menjadi bisa berbicara normal. (Mam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.