Polda Jatim Periksa 29 Saksi terkait Dugaan KKN Seleksi Perangkat Desa

SURABAYA – Sebanyak 29 saksi diperiksa Subdit Tipidkor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim, terkait dengan adanya dugaan praktik Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) pada seleksi perangkat desa di Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

KOMBES POL DIRMANTO : Kabid Humas Polda Jatim

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Dirmanto menjelaskan, kasus ini berawal dari adanya pengaduan Masyarakat. Ada sebanyak 7 pengaduan yang masuk ke Polda Jatim, dengan rincian  6 pengaduan di antaranya dari peserta tes seleksi calon perangkat desa di Kabupaten Kediri, dan 1 pengaduan dari dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). “Penyidik Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Jatim sudah mengambil langkah-langkah terkait dengan penanganan kasus ini,” jelasnya saat ditemui di Gedung Bidhumas Polda Jatim, pada Kamis (25/4/2024).

Kombes Pol Dirmanto menambahkan, Direskrimsus Polda Jatim sudah diterbitkan laporan Polisi model A. “Ada sebanyak 6 laporan Polisi yang sudah di terbitkan dan ada sebanyak 29 saksi yang saat ini sedang dilakukan pemeriksaan,” tambahnya Kombes Pol Dirmanto.

Lebih lanjut Kabid Humas Polda Jatim mengatakan, terkait dengan konstruksi peristiwa yang sudah didapatkan dari hasil penyelidikan. “Bahwa adanya dugaan pengondisian nilai peserta ujian seleksi perangkat desa Kabupaten Kediri, tahun 2023. Dimana bahwa peristiwa itu, terjadi pada 27 Desember 2023, di Conventions Hall, Kabupaten Kediri, pada saat tes seleksi pengisian calon perangkat desa di 25 Kecamatan atau 163 Desa. Saat ini, sedang dan terus dilakukan pendalaman terkait peristiwa ini,” jelasnya.

Kombes Pol Dirmanto juga menyampaikan, modus yang dilakukan para tersangka adalah dengan melakukan rekayasa aplikasi CAT. “Jadi peserta ini bisa dikondisikan. Yang seharusnya tidak boleh disitu. Murni siapa yang menang, siapa yang lolos dan tidak lolos di situ, benar-benar murni. Ternyata dikondisikan melalui rekayasa aplikasi CAT,” imbuhnya.

Terkait dengan kasus ini, Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Jatim masih terus melakukan pendalaman, serta melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi lain yang terlibat dalam kasus ini. (mam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.