Bupati Kediri Dhito Dicaci Maki Massa

Pintu Gerbang Keluar Masuk Pemkab Diblokade

KEDIRI- Bupati Kediri, Jawa Timur, Hanindhito Himawan Pramana alis Dhito dicaci maki oleh massa yang melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri, terkait dengan kasus dugaan suap masal pengisian perangkat desa masal di Kabupaten Kediri 2023, yaitu di 163 desa, 25 kecamatan, yang kini kasusnya sedang disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya.

Massa aksi yang terdiri sejumlah LSM, ormas, dan personal aktif itu, menghujat dan mencaci maki Bupati Kediri, Dhito, dengan berbagai kata-kata cacian khas Kedirian dan Jawa Timuran, karena Dhito tidak segera menemui massa aksi.

Massa dari berbagai elemen itu, melakukan aksi demonstrasi untuk menagih janji Bupati Kediri Dhito, yang berjanji akan mengantarkan sendiri para kepala desa di Kabupaten Kediri ke aparat penegak hukum (APH), baik ke kepolisian maupun ke kejaksaan, jika para kepala desa itu terbukti menerima suap dalam pengisian perangkat desa.

Merujuk pada fakta persidangan kasus suap yang sedang disidangkan di pengadilan Tipikor Surabaya, dimana seluruh kepala desa yang dalam kesaksiannya, mereka semua mengakui adanya suap untuk semua pengisian perangkat desa se-Kabupaten Kediri, yaitu rata-rata Rp 42 juta setiap lowongan perangkat desa.

Berdasarkan pengakuan para kepala desa di depan persidangan inilah, menunjukkan bahwa adanya suap menyuap secara massal pada pengisian perangkat desa se-Kabupaten Kediri. Karena, kesaksian para kepala desa itu dilakukan di bawah sumpah.

Pada aksi demonstrasi itu, mereka melakukan orasi yang mencaci maki Bupati Kediri Dhito, membawa sejumlah sepanduk berisi menagih janji Dhito untuk membawa para kepala desa yang terlibat suap ke kepolisian atau kejaksaan. Mereka juga membakar ban di tengah jalan dan melakukan pantomime yang menggambarkan Bupati Kediri yang diduga ikut terlibat dan para kepala desa yang dinilai menjadi korban Bupati Dhito.

Untuk mengingatkan kembali janji Bupati Dhito yang akan mengantarkan para kepala desa yang terbukti melakukan suap pada pengisian perangkat desa masal itu, para demonstrans berkali-kali memutar ulang video janji Bupati Dhito di hadapan massa.

Hingga siang hari sekitar pukul 12.00 Bupati Kediri Dhito tetap tidak menemui para demonstrans. Mereka kemudian memblokasi pintu gerbang Pemkab Kediri bagian barat. Sebelumnya, mereka melakukan aksi demonstrasi di depan pintu gerbang sebelah timur, dengan memblokade pintu masuk. Dengan diblokadenya pintu gerbang sebelah barat, maka dua pintu gerabang jalur keluar masuk ke kantor Pemkab Kediri, semuanya diblokade.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kediri, Diana Herawati, saat akan dikonfirmasi, hingga berita ini ditulis sekitar pukul 13.00 belum bisa dikonfirmasi. Saat dihubungi melalui saluran whats App, tidak dijawab. Saat ditelepon, tidak diangkat, saat akan ditemui di kantornya, menurut salah seorang stafnya, dia sedang berada di luar kantor. (mam)  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.