Blusukan, Dhito Janji Kembangkan Desa Wisata.

KEDIRI – Hanindhito Himawan Pramana alias Dhito, calon Bupati Kediri, berjanji akan mengembangkan desa wisata, khususnya sumber air, untuk meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar. “Cukup banyak destinasi yang berbentuk sumber. Saya akan meminta Dinas Pariwisata untuk membuat grand design supaya destinasi sumber tidak berdiri sendiri. Kalau tidak demikian, kasihan masyarakat yang sudah bergotong royong membangun tempat wisata, tapi tidak mendapat perhatian dari pemerintah,”kata Dhito, dalam kunjungannya ke kramba wisata Sumber Songo, Dusun Bangunrejo, Desa Pranggang, Plosoklaten, Jumat (2/10/20).

Pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati Kediri Dhito-Dhewi

Menurut Dhito, untuk membangun desa Wisata harus dilihat infrastrukturnya, seperti jalan, penerangan jalan, drainase, dan kesiapan warganya. “Sementara ini, untuk kesiapan warga di kawasan Sumber Songo sudah siap, tinggal kehadiran Pemkab untuk memberikan infrastruktur yang dibutuhkan,” ujarnya. .

Sementara itu, Camat Plosoklaten M. Sa’roni, yang hadir pada kunjungan Dhito itu, menjelaskan kramba yang berada di Sumber Songo itu sudah lama dibangun oleh warga, sekitar 30 warga yang tergabung dalam KUB (Kelompok Usaha Bersama) memanfaatkan Sumber Songo untuk dijadikan kramba ikan sebagai usaha sampingan. “Karena Sumber Songo lahannya tidak begitu luas, jadi wilayah pemasaran hanya di area Kediri. Untuk ikannya ada Mujair dan Tombro,”katanya.

Sa’roni menambahkan, ke depan akan dibuatkan jembatan penyebrangan, sehingga ketika pengunjung datang bisa leluasa. “Embrionya kan sudah ada, berupa perahu. Rencananya, juga akan dibuatkan warung kopi dan kolam yang disekat untuk memasarkan ikan. Jika tidak musim panen, akan dibuat kolam pemancingan,” tandasnya.

Sumber Songo merupakan tempat pertama dari sembilan lokasi yang di jadikan destinasi wisata di Desa Pranggang. Sumber ini memiliki luas sekitar 15 hektar. Harapannya, ke depan bisa dikembangkan secara maksimal.(sul/mam)

Blusukan, Dhito Promises to Develop a Tourism Village.
KEDIRI – Hanindhito Himawan Pramana alias Dhito, candidate for Regent of Kediri, promised to develop tourism villages, especially water sources, to improve the economy of the surrounding community. “Quite a few destinations are in the form of sources. I will ask the Tourism Office to make a grand design so that the source destinations do not stand alone. If not, sorry for the people who have worked together to build tourist attractions, but have not received attention from the government,” said Dhito. his visit to Sumber Songo tourist site, Bangunrejo Hamlet, Pranggang Village, Plosoklaten, Friday (2/10/20).
According to Dhito, to build a tourism village, the infrastructure must be considered, such as roads, street lighting, drainage, and the readiness of its residents. “Meanwhile, for the readiness of residents in the Sumber Songo area, it is only the presence of the district government to provide the necessary infrastructure,” he said.
Meanwhile, Head of Plosoklaten Sub-district M. Sa’roni, who was present at Dhito’s visit, explained that the kramba in Sumber Songo had been built by residents for a long time, about 30 residents who were members of the KUB (Joint Business Group) used Sumber Songo to be used as kramba. fish as a side business. “Because Sumber Songo has a small land area, the marketing area is only in the Kediri area. For fish there are Mujair and Tombro,” he said.
Sa’roni added that in the future there will be a crossing bridge, so that when visitors come they can freely. “The embryo already exists, in the form of a boat. The plan is to build a coffee shop and an insulated pond to market fish. If it is not the harvest season, a fishing pond will be built,” he said.
Sumber Songo is the first of the nine locations made as tourist destinations in Pranggang Village. This source has an area of ​​about 15 hectares. The hope is that in the future it can be developed optimally. (Sul / mam)

Pasangan Bakal Calon Bupati-Wakil Bupati Kediri Dhito-Dhewi

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.