Sebagaimana diketahui, lonjakan kasus covid-19 membuat rumah sakit rujukan di Kabupaten Kediri menjadi penuh. Untuk mengatasi hal tersebut, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana beserta tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 harus bertindak cepat dalam penanganan pasien.
Dipilih gedung SKB oleh Bupati Kediri lantaran di wilayah Kabupaten Kediri yang berada di sebelah barat Sungai Brantas, belum mempunyai rumah sakit umum yang bisa menampung banyak pasien seperti RSKK yang terletak di Kecamatan Pare dan RSUD SLG di Desa Tugurejo, Kecamatan Ngasem.“Proses pembangunan sarana dan prasarana penunjang pelayanan kesehatan di SKB Kediri akan dilakukan selama 2 hingga 3 minggu ini. Selain itu untuk ketersediaan peralatan dan juga tenaga kesehatan semuanya sudah dipersiapkan secara matang,” jelas Mas Bup.
Sebelumnya Mas Bup telah menggelar rapat pemantapan pembentukan RSDS. Rapat yang digelar di Pendopo Panjalu Jayati Kediri dihadiri oleh Tim Gugus Tugas Covid-19 serta beberapa kepala rumah sakit yang ada di Kabupaten Kediri.
Dalam rapat tersebut dibahas mengenai kesiapan pemerintah daerah untuk membentuk RSDS. Rencananya, RSDS baru di Kabupaten Kediri ini akan ditempatkan di bekas Gedung Dinas Pertabun Kabupaten Kediri. Namun karena alasan strategis akhirnya pembangunan di tempatkan di SKB Kediri. [adv kom ]


Tinggalkan Balasan