KEDIRI – Di tengah situasi sulit pada masa pandemi covid-19 seperti saat ini, di sisi lain memunculkan empati sebagian masyarakat untuk membantu sesama. Salah satunya, dilakukan oleh Siti Maesaroh, 28, warga Desa Bandar Lor, Mojoroto. Setiap hari, dia menggratiskan 100 porsi makan di warungnya. Siapa saja boleh makan gratis di warungnya, Jalan Balong, samping RSUD Kilisuci atau RSUD Gambiran lama.

NIKMAT : Sejumlah warga yang datang untuk menikmati makan gratis yang disediakan Maesaroh dkk di Kelurahan Bandar Lor, Mojoroto
Saat ditemui kediripost di warungnya, Maesaroh dan teman-temannya tampak sedang melayani masyarakat sekitar yang datang untuk makan gratis. “Niat saya hanya ingin berbagi saja Mas, tanpa ada unsur lain,” ungkapnya saat ditemui kediripost Jum’at (30/10/20).
Menu yang disajikan secara gratis itu juga tergolong layak dengan beberapa pilihan. Misalnya sayur lodeh dengan lain ayam goreng, telor, tahu, tempe, bakwan jagung, sambelan, dan sebagainya. Tak ayal, masyarakat selalu menyambutnya dengan suka cita. “Habisnya beras, minimal sekitar 10 kilogram,”tandasnya.
Warung gratis yang dibuka sejak Rabu (28/10/20) itu biasanya buka sekitar jam 11.00, tergantung kecepatan tim memasak yang datang pada hari itu. Kadang juga buka lebih awal, kalau memasaknya cepat atau tim yang memasak yang datang lebih banyak. Karena masakannya juga enak, biasanya sekitar 2 sampai 3 jam, makan gratis itu sudah habis. Mulai tukang becak, ojek online, dan warga sekitar datang untuk menikmati hidangan gratis itu. “Kalau habis ya kita tutup,”tandasnya.
Menurut Maesaroh, makan gratis itu dilakukan sekedar untuk membantu sesama yang membutuhkan. Sehingga sedikit bisa membantu dan mengurangi beban kebutuhan hidup masyarakat, khususnya soal kebutuhan makan. (sul/mam)
Pandemic, Free Meals Every Friday
KEDIRI – In the midst of a difficult situation during the Covid-19 pandemic like today, on the other hand, it raises the empathy of some people to help others. One of them, carried out by Siti Maesaroh, 28, a resident of Bandar Lor Village, Mojoroto. Every Friday, he eliminates 100 portions of food at his shop for free. Anyone can eat for free at his shop, Jalan Balong, next to Sekartaji Hospital or Old Gambiran Hospital.
When met by the kediripost at his shop, Maesaroh and his friends were seen serving the local people who came to eat for free. “My intention is just to share, Mas, without any other elements,” he said when met by the Kediripost Friday (30/10/20).
The menu that is served free of charge is also quite decent with several choices. For example, lodeh vegetables with fried chicken, eggs, tofu, tempeh, corn bakwan, sambelan, and so on. No doubt, the community always welcomes it with joy. “The minimum amount of rice is about 10 kilograms,” he said.
The free shop usually opens around 11.00, depending on the speed of the cooking team that arrived on that day. Sometimes it also opens early, if the cooking is fast or the cooking team comes more. Because the food is also delicious, usually around 2 to 3 hours, the free meal is up. Becak drivers, online motorcycle taxis, and local residents come to enjoy the free dish. “If it runs out, we will close it,” he said.
According to Maesaroh, the free meal was done just to help others in need. So that a little can help and reduce the burden on people’s living needs, especially regarding food needs. (sul / mam)

Tinggalkan Balasan