Dhito Langsung Konsolidasi, Butuh Waktu Naikkan Elektabilitas

BUTUH WAKTU NAIKKAN ELEKTABILITAS : Dhito melakukan konsolidasi di internal partai untuk pemenangan di Pilkada 9 Desember mendatang

KEDIRI – Usai rekomendasi dari DPP PDIP turun, Hanindhito Himawan Pramana kemarin langsung on untuk menggerakkan roda organisasi pemenangan dengan menggelar konsolidasi kader di kantor DPC PDI-P Kabupaten Kediri, Sabtu, 11 Juli 2020. Dhito bertemu dengan pengurus harian dan para anggota DPRD Kabupaten Kediri didampingi Plt ketua DPC Budi Sulistyono alias Kanang dan sekretaris DPC Dodik Purwanto.

Ditanya soal hasil langkahnya usai mendapatkan rekom DPP, Dhito mengaku membutuhkan waktu untuk mendekatkan diri ke masyarakat. Dia juga membutuhkan para tokoh masyarakat dan kepala desa untuk pendekatan masyarakat. “Untuk komunikasi dengan masyarakat, saya membutuhkan bantuan para kepala desa. “Tadi sebelum ke sini (kantor DPC PDI-P,red), saya bertemu dengan 19 kepala desa di Mojo. Jadi komunikasi itu sudah ada. Karena cakupan Kabupaten Kediri cukup luas, saya sebagai pendatang baru memang membutuhkan waktu,”ujar Dhito.

Ditanya terkait hasil survey yang elektabilitasnya masih rendah, Dhito menjelaskan survey itu dilakukan sekitar 3 bulan lalu, sebelum dirinya melakukan banyak komunikasi dengan masyarakat. “Kita nanti akan evaluasi. Kita sudah silaturrahmi dengan para tokoh-tokoh Ormas, seperti NU, Muhammadiyah, paguyuban, Kades dan sebagainya,”tandas putra Pramono Anung itu.

Dhiyo meyakini bahwa PDIP adalah partai yang solid, sehingga bisa melakukan gerakan untuk mendapat dukungan masyarakat pada Pilkada nanti. Tetapi dia tetap akan berusaha terus mendekatkan diri ke masyarakat dan para tokoh agar mendapatkan dukungan.

Sementara itu, Plt Ketua DPC PDI-P Budi Sulistyono, di hadapan para kader yang mengikuti konsolidasi menekankan agar tidak ada lagi kader yang menengok ke sana dan kemarin, tapi focus ke pemenangan Dhito di Pilkada 9 Desember. “Kita harus berjuang sampai lelah. Kalau ada adik, kakak, saudara dan sebagainya yang menjadi PNS misalnya, bagaimana mereka bisa ikut mendukung. Itu tanggungjawab kader,”jelasnya. (mam)

Dhito Direct Consolidation, It Takes Time to Raise Electability

KEDIRI – After the recommendation from the PDI-P DPP came down, Hanindhito Himawan Pramana went straight yesterday to move the winning organization’s wheels by holding a cadre consolidation at the PDI-P DPC office in Kediri Regency, Saturday, July 11, 2020. Dhito met with the daily management and members of the Kediri City DPRD accompanied by Acting Chairman of the DPC Budi Sulistyono alias Kanang and DPC secretary Dodik Purwanto.
Asked about the results of his steps after getting the DPP record, Dhito claimed to need time to get closer to the community. He also needs community leaders and village heads to approach the community. “For communication with the community, I need the help of the village heads. “Before coming here (PDI-P DPC office, red), I met 19 village heads in Mojo. So the communication is already there. Because the scope of Kediri Regency is quite broad, I as a newcomer do need time, “said Dhito.
Asked about the results of the survey, whose electability was still low, Dhito explained that the survey was conducted about 3 months ago, before he made a lot of communication with the public. “We will evaluate later. We have been friendly with CSO leaders, such as NU, Muhammadiyah, community groups, village heads and so on, “said the son of Pramono Anung.
Dhiyo believes that PDIP is a solid party, so that it can make a movement to get public support in the local elections later. But he will still try to keep getting closer to the community and leaders in order to get support.
Meanwhile, Acting Chairperson of the PDI-P DPC Budi Sulistyono, in front of cadres who joined the consolidation emphasized that no more cadres would look there and yesterday, but focus on winning Dhito in the 9 December Pilkada. “We must fight until we are tired. If there are younger siblings, brothers, sisters and so on who become civil servants, for example, how can they support themselves. That is the responsibility of the cadre, “he explained. (mam)
Kirim masukan
Histori
Disimpan
Komunitas

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.