BUPATI DHITO TIDAK NYALEG, HANYA DAMPINGI DAFTAR KE KPU

  1. NASDEM SERBA 11, DAFTAR TANGGAL 11, JAM 11, LEBIH 11 MENIT

KEDIRI – Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia {PDIP) Kabupaten Kediri, mentargetkan 17 kursi di DPRD Kabupaten Kediri, pada Pemilu 2024 mendatang. Target kursi itu disampaikan oleh ketua DPC PDIP Murdi Hantoro, usai pendaftaran Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPRD Kabupaten Kediri, Kamis (11/5/2023) di Kantor KPU Kabupaten Kediri. Target 17 kursi itu lebih banyak dibanding kursi PDIP di DPRD sekarang ini, yaitu 14 kursi.

Sementara itu, Partai NasDem yang juga daftar Caleg pada hari yang sama, sengaja memilih waktu pendaftaran Caleg ke KPU Kabupaten Kediri pada tanggal 11, jam 11, lebih 11 menit. Karena angka 11 dinilai sebagai angka keberuntungan bagi NasDem. “Mengingat NasDem didirikan pada tanggal 11,”ujar Lutfi Mahmudiono, di depan para wartawan, usai melakukan pendaftaran para Calegnya.

Untuk PDIP, pada saat mendaftarkan Caleg di KPU Kabupaten Kediri itu, para Caleg diantar langsung oleh Bupati Kediri, Hanindhito Imawan Pramana alias DHito. Hanya saja, Dhito tidak ikut menjadi Caleg, karena digadang gadang akan maju lagi sebagai Calon Bupati Kediri 2024.

Selain diantar Bupati Dhito, para Caleg PDIP datang ke KPU dengan mengendarai dokar dan puluhan becak, juga diantar cucuk lampah yang berpakaian penari atau wayang.

Pada kesempatan itu, baik PDIP maupun NasDem, sama-sama mengajukan 50 Caleg untuk seluruh Dapil di Kabupaten Kediri, sesuai dengan kuota anggota DPRD Kabupaten Kediri. Berbeda dengan PDIP yang mentargetkan 17 kursi di DPRD, NasDem mentarget 8 kursi di DPRD atau naik 4 kursi atau 100 persen dari perolehan kursi saat ini.

Pada saat pendaftaran itu, anggota DPRD dari NasDem yang hadir adalah Lutfi Mahmudiono, yang kebetulan ketua DPC NasDem dan Syafaat. Sedangkan Antok Prapungkajaya dan khusnul arif, tidak hadir. Belum diketahui, mengapa Antok tidak hadir.  Sedangkan Khusnul Arif, berpindah menjadi Caleg DPRD Jawa Timur.

Sedangkan di PDIP, nama Yatirah, yang juga istri Kepala Desa Tarokan, Supadi, yang sebelumnya santer akan maju Caleg dari PKB, ikut didaftarkan sebagai Caleg dari PDI Perjuangan. (mam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.