Bantuan Covid Belum Disalurkan?  

KEDIRI – Sejumlah bantuan untuk covid-19 yang terkumpul dari sumbangan masyarakat, yang hingga Senin (23/11/2020) ada indikasi masih belum atau kemungkinan tidak disalurkan ke masyarakat ?. Barang sumbangan dari masyarakat itu, kini sebagian masih menumpuk di Pemkot Kediri, ruang staf ahli. Belum jelas, mengapa barang – barang sumbangan dari masyarakat itu belum disalurkan.

SUMBANGAN MASYARAKAT BELUM DISALURKAN? : Tumpukan barang yang diduga bantuan dari masyarakat untuk covid-19 di Kota Kediri

Indikasi bahwa barang-barang yang menumpuk di ruang staf ahli itu mengarah ke barang bantuan masyarakat untuk covid, bisa dilihat dari tempelan kertas di luar tumpukan kardus itu, yang menunjukkan asal sumbangan itu. Misalnya, tulisan ‘Pendengar Radio Andika’ ‘DERU KAGAMA Kediri’ ‘Gerakan 20 juta Masker Provinsi Jawa Timur, Kota Kediri’ dan sebagainya, yang masih utuh menempel di kardusnya.

Data-data penyumbang yang tertulis di kertas di luar kardus itu, sesuai dengan data-data penyumbang covid-19 Kota Kediri yang dirilis resmi oleh Gugus Tugas, mulai 23 Maret hingga 6 Oktober 2020.

Dilihat dari barang yang ada, ada barang cair seperti Bioethanol, beras kemasan 5 kg, dan sebagainya. Selain di kardus sedang dan besar, ada juga tumpukan karung karung besar berwarna putih. Hanya saja, belum jelas apa isinya karena tidak terlihat langsung dari luar.

Juru bicara Gugus Covid-19 Kota Kediri, Fauzan Adlima, saat dikonfirmasi terkait bantuan dari masyarakat yang belum disalurkan itu, mulai malam hingga pagi, WA hanya dibaca dan belum dijawab. Begitu juga saat kediripost melakukan konfirmasi ke call center corona Kota Kediri, juga tidak ada jawaban. (mam)

Help Covid Not Delivered Yet?

KEDIRI – A number of assistance for Covid-19 collected from community donations, which until Monday (23/11/2020) indicated that it had not been distributed to the public. Some of the items donated by the community are still piled up in the Kediri City Government, the expert staff room. It is not clear why donated goods from the public have not been distributed.
Indications that the items piled up in the expert staff room lead to community relief items for Covid, can be seen from the sticky paper on the outside of the pile of boxes, which shows the origin of the donations. For example, the words “Listener Radio Andika” “DERU KAGAMA Kediri” “Movement of 20 million Masks for East Java Province, Kota Kediri” and so on, which are still intact stuck to the cardboard.
The contributor data written on paper outside the cardboard box are in accordance with the data on the Covid-19 contributor in Kediri City which was officially released by the Task Force, from March 23 to October 6 2020.
Judging from the existing items, there are liquid goods such as Bioethanol, 5 kg packaged rice, and so on. Apart from medium and large boxes, there are also piles of large white sacks. However, it is not clear what is in it because it is not visible directly from the outside.
Spokesperson for the Covid-19 Group of Kediri City, Fauzan Adlima, when confirmed regarding the assistance from the community that had not been distributed, from night to morning, WA was only read and had not been answered. Likewise, when the kediripost confirmed it to the Corona City call center in Kediri, there was also no answer. (mam)
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.