Kediri — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Badas 03 Kabupaten Kediri memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW dengan cara unik dan sarat nilai budaya. Dalam kegiatan pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG), para petugas tampil mengenakan pakaian adat Punokawan, tokoh pewayangan yang dikenal sarat pesan moral dan kearifan lokal, Rabu (14/1/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk edukasi sekaligus penguatan karakter kepada masyarakat, khususnya peserta didik. Melalui perpaduan nilai religius dan budaya lokal, SPPG Badas 03 ingin menyampaikan pesan bahwa keteladanan Rasulullah SAW dapat diinternalisasikan melalui berbagai pendekatan yang menyenangkan dan membumi.
Kepala SPPG Badas 03 Samuel Abdiel Nugroho menyampaikan bahwa pemilihan kostum Punokawan bukan sekadar hiburan, tetapi memiliki makna filosofis. “Punokawan melambangkan kejujuran, kesederhanaan, dan kebijaksanaan. Nilai-nilai ini selaras dengan hikmah Isra’ Mi’raj, terutama dalam membangun kedisiplinan dan kepedulian sosial,” ujarnya.
Selain mengenakan pakaian Punokawan, kegiatan juga diisi dengan pembagian makan bergizi gratis kepada siswa dan masyarakat penerima manfaat. Menu yang disajikan telah memenuhi standar gizi seimbang sebagai bagian dari upaya mendukung kesehatan dan tumbuh kembang generasi penerus bangsa.
Antusiasme terlihat dari para siswa yang menyambut kegiatan tersebut dengan penuh kegembiraan. Kehadiran petugas dengan kostum tradisional menciptakan suasana hangat dan edukatif, sekaligus menanamkan kecintaan terhadap budaya bangsa sejak dini.
Melalui kegiatan ini, SPPG Badas 03 berharap peringatan Isra’ Mi’raj tidak hanya menjadi seremonial, tetapi juga mampu menghadirkan nilai-nilai spiritual, sosial, dan budaya yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.(bd)


Tinggalkan Balasan