Penyelamatan Sumber Air dI Tengah Pembangunan Infrastruktur Besar

KEDIRI – Hibah Insentif Desa Menuju Air Minum Aman (HID MAMA) tahun 2021 digulirkan oleh PAMSIMAS Kabupaten Kediri, salah satunya ke Dusun Kamal Desa Banyakan kepada kelompok Tirto Suko Sewu. Melalui program ini masyarakat mampu menikmati air bersih berkualitas dengan pengelolaan berbasis kemasyarakatan.

Tegar Paras Swara,Ketua Pelaksana Program

Selain itu, di wilayah Kecamatan Banyakan berguna untuk mengimbangi pembangunan infrastruktur yang besar yakni bandara. Mengingat sumber mata air sebagai kebutuhan warga perlu untuk diselamatkan. Hal ini ditegaskan oleh Tegar Paras Swara Widodo (28) Ketua Pelaksana program tersebut.

“Program ini adalah program yang baik. Di mana sumber mata air yang memiliki kualitas baik untuk konsumsi dan sanitasi dikelola dengan berbasis pada kemasyarakatan. Sehingga mampu meningkatkan taraf kesejahteraan di masyarakat. Selain itu jangka panjangnya adalah untuk menyelamatkan sumber mata air di tengah pembangunan infrastruktur secara besar-besaran di wilayah barat sungai, yaitu bandara. Dampaknya pasti akan banyak.” Jelas Tegar  Senin (8/11).

Tegar menjelaskan, pembangunan secara besar-besaran akan menarik banyaknya sektor pariwisata. Seperti perhotelan dan penginapan, restoran, kafe, serta usaha lain yang berdiri di sekitar bandara. Dia juga menjelaskan, kebutuhan sumber mata air akan menjadi dominan. Pasalnya pemusatan sumber mata air akan mengalahkan sumur-sumur rumahan yang dimiliki oleh warga.

“Pembangunan infrastruktur besar bandara akan menarik banyak usaha di sektor pariwisata, seperti perhotelan dan penginapan, restoran, serta kafe. Usaha-usaha tersebut memerlukan sumber mata air yang besar. Kita perlu mengingat dampak pembangunan hotel yang terjadi di Yogyakarta 2015 lalu. Di mana sumber mata air milik warga mengering. Hal ini perlu untuk diperhatikan sebagai langkah jangka panjang” tegas Tegar.

Program pembangunan penyediaan air minum dan sanitasi yang sudah berjalan sejak tahun 2018 lalu di Desa Banyakan. Membawa dampak yang cukup sugnifikan terhadap kualitas hidup warga Dusun Kamal Desa Banyakan. Tegar menegaskan, program ini ke depannya harus dikelola secara baik dengan manajemen profesional. Pasalnya usaha yang dimiliki oleh masyarakat Desa dan dikelolakan kepada BUMDes harus memiliki progress nyata bagi masyarakat umum dan pembangunan lingkungan.

“Progran ini telah dimulai sejak tahun 2018 lalu. Dampaknya cukup baik, hal yang paling dirasakan adalah pada saat musim kemarau. Di mana sumur beberapa warga mengering, utamanya pada saat pompa air warga mengalami kerusakan. Ke depan usaha yang berbasis masyarakat ini harus dikelola secara baik dengan manajemen yang bukan main-main. Karena usaha berbasis masyarakat haruslah berdampak pada pembangunan lingkungan. Utamanya usaha ini sudah menjadi bagian dari BUMDesa.” Jelas Tegar.

Dalam pelaksanaanya, Tegar menjelaskan diperlukan banyak energi, inovasi, ide kreatif, dan konsistensi bagi para pelaku dan segala unsur yang terlibat. Selain itu menurutnya Pemerintah Desa harus secara pro aktif menyokong setiap langkah yang dijalankan di dalam pengelolaan usaha tersebut.

“Usaha ini ke depan harus dijalankan dengan segenap upaya jiwa raga. Energi yang besar, ide-ide kreatif, inovasi, serta konsistensi untuk tetap memikul beban pembangunan ini. Selain itu dorongan baik secara moril maupun materil dari Pemerintah Desa menjadi unsur utama pula, untuk menyokong upaya pelaksanaan dan menjalankan badan usaha. Karena mau tidak mau, usaha yabg berjalan di tengah masyarakat harus membawa dampak pembangunan terhadap lingkungan di masyarakat tersebut. Itu sudah hukum alamnya. Maka dari itu bukan hanya kerja keras, namun gotong-royong sebagai budaya masyarakat Indonesia diperlukan.” Pungkas Tegar.

Program yang dimulai pada bulan Oktober 2021, hingga hari ini sudah mencapai 70% dengan serapan anggaran 67,9% dari total anggaran sebanyak Rp 309.250.000,- dilaksanakan bersama kelompok KP-SPAM yang diketuai oleh Suntoko. (gr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *