Direktur Pinjam Nama, Ttd Rp 906 Juta, Fee Rp 2 Juta ?

Persidangan Dugaan Korupsi Pengadaan Buku di SDN Dinas Pendidikan Kota Kediri (3)

KEDIRI – CV. Surya Edukasi, pemenang tender proyek pengadaan buku perpustakaan SDN di Dinas Pendidikan Kota Kediri, anggaran 2019 senilai Rp 906 juta, memang layak dipertanyakan. Mengingat, direktur CV. Surya Edukasi, Sukamto, ternyata hanya dipinjam namanya untuk menjadi direktur. Di depan persidangan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, Selasa (21/9/2021), dia mengaku tidak pernah tahu soal operasional  perusahaan dan tidak tahu bergerak di bidang apa saja CV itu. “Nama saya dipinjam,”ujar Sukamto, saat menjadi saksi persidangan kasus dugaan korupsi proyek pengadaan buku SDN di Kota Kediri.

HANYA DIPINJAM NAMA : Sukamto, direktur CV/ Surya Edukasi, pemenang tender proyek pengadaan buku perpustaan SDN di Dinas Pendidikan Kota Kediri, saat memberi keterangan di hadapan majelis hakim

Menurut Sukamto, dia sehari-hari bekerja sebagai petani dan kepala dusun pada salah satu desa di Kulon Progo, Jogjakarta. Semua operasional CV, yang menjalankan adalah Suparmin. Dia bersedia dipinjam namanya sebagai direktur, karena Suparmin adalah teman sekolahnya saat masih SMA. Sehingga dia tidak bertanya macam-macam ketika namanya dipinjam untuk membuat akta notaris CV. Surya Edukasi sebagai direktur. “Sudah kenal lama. Teman SMA,”ujar Sukamto.

Sukamto mengakui bahwa dia yang bertandatangan kontrak pengadaan buku di Dinas Pendidikan Kota Kediri. Dia juga tahu bahwa nilai kontraknya Rp 906 juta. Karena saat tandatangan, dia sempat mengintip nilai kontraknya. “Pas mau tandatangan, sempat melihat,”tandas Sukamto, saat ditanya majelis hakim, apakah dia tahu berapa nilai kontrak proyek pengadaan buku itu.

Apakah Sukamto mendapatkan uang dari tandatangan kontrak itu? Sukamto mengaku, setelah beberapa saat tandatangan kontrak di Dinas Pendidikan Kota Kediri, dia diberi uang Rp 2 juta oleh Wastini, istri Suparmin. Hanya saja, tidak dijelaskan uang itu dari mana. “Katanya, ini ada rejeki, dibagi,”tambah Sukamto.

Seperti diberitakan, Seperti diberitakan, kasus dugaan korupsi proyek pengadaan buku SDN di Dinas Pendidikan Kota Kediri tahun 2019, kini sedang disidangkan di Pengadilan Tipikor Surabaya. Dalam persidangan ini, ada tiga terdakwa yaitu Suparmin dari CV. Surya Edukasi (pemenang tender), Suyita (manajer Area Jawa Timur PT. Intan Pariwara, penyedia buku), dan Imam Sofa (PPKom proyek pengadaan buku). (mam)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *