Kembangkan Ekonomi Rakyat, Resmikan Sentra Industri Kreatif

Bupati Kediri Hj. Haryanti mengagumi produk-produk UMKM yang dijual di Sentra Industri Kreatif, Papar, Kediri

KEDIRI – Perkembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Kediri, belakangan ini cukup menggembirakan. Ratusan home industri dari kreativitas warga mampu meningkatkan taraf ekonomi masyarakat.

Guna mendukung produksivitas dan kreativitas warga Kabupaten Kediri ini, Pemerintah Kabupaten Kediri menyulap eks kantor Karesidenan Papar menjadi Sentra Industri Kreatif (SIK) untuk menjadi ruang pamer produk UMKM. Dengan harapan, pemasaran produk UMKM bisa meluas dan lebih cepat. “Kita sudah menjaring ratusan UMKM untuk memasarkan produk mereka di SIK,”ujar dr. Hj.Haryanti, Bupati Kediri, saat peresmian SIK di Papar, Minggu, (15/3/2020).

Pada acara itu, hadir pula Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri Dede Sujana, S.Sos, M.Si, para Kepala SKPD dan Camat se-Kabupaten Kediri. Selain sebagai ruang pamer dan perdagangan, SIK juga menjadi lokasi edukasi batik Kabupaten Kediri.

Bupati Haryanti meminta agar fasilitas yang telah disediakan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para pelaku UMKM untuk memasarkan produknya. “Lokasinya yang strategis,  memudahkan bagi pengunjung atau wisatawan untuk mendapatkan oleh-oleh khas Kabupaten Kediri,”jelas Hariyanti.

Agar produk UMKM bisa laku keras, Bupati Haryanti mengharapkan agar kualitas produk UMKM terus dijaga. Sehingga wisatawan yang datang ke Kediri dan membeli produk mereka, satu saat akan membeli lagi. “Saat ini di Kabupaten Kediri sudah ada sekitar enam ribu UMKM dan akan terus kita kembangkan,”tandas Haryanti.

Para wisatawan yang datang ke SIK, bisa memilih berbagai produk dari UMKM, antara lain olahan makanan dan minuman, handycraft, batik, sembako, hingga peralatan rumah tangga.

Sementara itu Plt. Kepala Dinas Perdagangan drh. Tutik Purwaningsih mengatakan, keberadaan SIK harus didukung dengan produk-produk yang continuitasnya perlu kita support. Tentu saja pendampingan dan pembinaan terus dilakukan, agar teman-teman terus berproduksi,” pungkasnya. (mam/adv)

Develop the People’s Economy, Inaugurate the Center for Creative Industries

KEDIRI – The development of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) in Kediri, has been quite encouraging lately. Hundreds of home industries from citizen creativity can improve the economic level of the community.
In order to support the productivity and creativity of the residents of Kediri Regency, the Government of Kediri Regency has transformed the former Papar Residency Office into a Center for Creative Industries (SIK) to become a showroom for MSME products. With the hope, SME product marketing can be expanded and faster. “We have netted hundreds of MSMEs to market their products at SIK,” said Dr. Hj.Haryanti, Regent of Kediri, during the inauguration of SIK in Papar, Sunday, (3/15/2020).
At the event, Kediri Regency Regional Secretary Dede Sujana, S. Sos, M.Si, SKPD Heads and District Heads were present. Apart from being a showroom and trade, SIK is also a location for batik education in Kediri Regency.
Regent Haryanti requested that the facilities that have been provided can be utilized as well as possible by the SMEs to market their products. “Its strategic location makes it easy for visitors or tourists to get souvenirs typical of the District of Kediri,” said Hariyanti.
So that UMKM products can sell well, Regent Haryanti hopes that the quality of MSME products will be maintained. So that tourists who come to Kediri and buy their products, one day will buy again. “At present in Kediri District there are already around six thousand MSMEs and we will continue to develop them,” said Haryanti.
The tourists who come to SIK, can choose various products from MSMEs, including processed foods and drinks, handicraft, batik, food, to household appliances.
Meanwhile Plt. Head of the Department of Trade, drh. Tutik Purwaningsih said, the existence of SIK must be supported by products whose continuity we need to support. “Of course, assistance and coaching continue to be done, so that friends continue to produce,” he concluded. (mam / adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *