Bina Mental, Kerja adalah Ibadah

SERAHKAN HADIAH : Bupati Haryanti menyerahkan hadiah bagi para pemenang lomba tahfidz Al-Quran

KEDIRI – Pembangunan mental, sangat penting untuk pembekalan para aparatur pemerintah agar memiliki jiwa dan semangat kerja yang baik, sehingga bisa melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Guna peningkatan layanan masyarakat oleh aparatur, Pemerintah Kabupaten Kediri menggelar pembinaan mental melalui pengajian agama, Senin (17/2/20).

Hadir dalam acara ini Bupati Kediri, dr. Hj. Haryanti Sutrisno, Ustadz Muhammad Hatta, Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri Dede Sujana, serta para pejabat dan ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Kediri.

Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti menjelaskan, pembinaan mental ini sebagai sarana memperbaiki diri, meningkatkan solidaritas, dan menjalin kebersamaan antarpegawai sebagai suatu pondasi dan kekuatan dalam melaksanakan program kerja. “Apapun yang kita lakukan adalah berdasar moral dan keyakinan kita. Jika kita berkeyakinan bekerja adalah ibadah, maka bekerjalah dengan baik untuk menabung pahala sebanyak-banyaknya,” pesan Bupati Haryanti.

Sementara itu, Ustadz Mohammad Hatta dalam tausiyahnya menyampaikan bahwa dunia merupakan tempat manusia untuk menanam amal. Sedangkan akhirat adalah tempat kita menuai hasil dari yang kita kerjakan selama di dunia. “Bekerja merupakan cara kita sebagai manusia untuk bersyukur dengan potensi yang diberikan Allah SWT. Maka dari itu bekerjalah sesuai dengan amanah  Allah Swt. Sedangkan pilihan dan niat dalam mengerjakan merupakan hal yang paling penting. Maka dari itu kita akan senantiasa mencintai dan dapat mengerjakan pekerjaan dengan baik tanpa memperhitungkan seberapa yang didapat, namun lebih kepada tanggung jawab dengan apa yang kita kerjakan,” kata Hatta.

Selain itu,  dalam kegiatan ini juga dilaksanakan penyerahan penghargaan kepada juara lomba Tahfidz Al Quran tingkat SD/MI se-Kabupaten Kediri oleh Bupati Kediri. (adv/bd)

Mental Development, Work is Worship

KEDIRI – Mental development, it is very important for the debriefing of the government apparatus to have a good spirit and working spirit, so that they can serve the community wholeheartedly. In order to improve community services by the apparatus, the Government of Kediri Regency held a mental training through religious study, Monday (02/17/20).
Present at this event was the Regent of Kediri, Dr. Hj. Haryanti Sutrisno, Ustadz Muhammad Hatta, Regional Secretary of the District of Kediri Dede Sujana, as well as officials and ASN within the Government of Kediri Regency.
Regent of Kediri, dr. Hj. Haryanti explained, this mental development as a means to improve themselves, increase solidarity, and establish togetherness among employees as a foundation and strength in implementing work programs. “Whatever we do is based on our morals and beliefs. If we believe working is worship, then work well to save as much reward as possible, “ordered the Regent Haryanti.
Meanwhile, Ustadz Mohammad Hatta in his tausiyah said that the world is a place for humans to grow charity. While the afterlife is where we reap the results of what we do while in the world. “Working is a way for us humans to be grateful for the potential given by Allah SWT. Therefore work in accordance with the mandate of Allah. Whereas choice and intention in doing it are the most important things. Therefore we will always love and be able to do a good job regardless of how much we get, but rather the responsibility with what we do, “said Hatta.
In addition to the presentation of tausiah, in this activity also held the awarding of the champions of Tahfidz Al Quran competition at the SD / MI level in Kediri Regency by the Regent of Kediri. (adv / bd)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *