Uri-Uri Budaya, Disbudparpora Kota Kediri Gelar Panji Gunung

uri-uri budaya, Disbudparpora Kota Kediri gelar kesenian Panji Gunung

Kediri- Sebagai wujud untuk melestarikan   budaya dan menarik wisatawan ke Kota Kediri, Dinas Kebudayaan,Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri kembali menghadirkan Pagelaran Seni Budaya Selomangleng.

Acara yang bertajuk seni dan budaya ini rutin di gelar dua kali dalam setahun. Dengan mengambil tema Panji Gunung, acara tersebut dimeriahkan oleh kolaborasi antara seniman-seniman dari Kediri, Surakarta bahkan seniman luar Mancanegara. Kegiatan yang dilaksanakan di Goa Selomangleng tersebut, mendapat sambutan yang sangat antusias dari masyarakat Kota Kediri.

Ini terbukti dari banyaknya pengunjung yang tampak menyaksikan acara yang memang dipusatkan di Goa selomangleng, Minggu (15/10).

Kepala Disbudparpora Kota Kediri Nur Muhyar menjelaskan kalau acara tersebut memang salah satu acara periodik yang digelar di Goa Selomangling. Dan selain itu juga berharap bisa menarik wisatawan ke Kota Kediri. “ Kita juga mendatangkan seniman dari Mancanegara, diantaranya dari Meksiko dan Filandia,” ujarnya.

Sementara untuk tema Panji Gunung diambil karena Kota Kediri merupakan bagian dari asal usul Cerita Panji tersebut. Dan juga Goa Selomangling berada di antara Lereng Gunung Maskumambang dan Gunung Klotok. “ Dan Kota Kediri juga merupakan salah satu kota yang memiliki gunung dan kawasan perbukitan,” ujarnya lebih lanjut.

Salah satu pengisi acara, Ayu Laksmi mengungkapkan senang bisa tampil di Kota Kediri dan ini sudah kali keduanya datang di Kota Tahu. “Bisa kembali dan perform di Kota Kediri saya senang sekali. Dulu saya sudah pernah ke Kota Kediri, waktu tahun 1987 tapi dulu masih jadi penyanyi rok. Tampil di tempat terbuka saya senang sekali, apalagi saya punya project album namanya suara semesta yang memang mengangkat seputar tema cinta kasih, penghormatan sesama manusia, dan Bhineka Tunggal Ika. Saya selalu punya harapan menyadarkan orang-orang supaya percaya bahwa alam ini bisa menjaga kita karena alam adalah ibu pertiwi,” ungkap seniman asal Bali tersebut.

Tidak lupa Ayu juga menambahkan harapannya agar pagelaran seni dan budaya bisa terus diselenggarakan agar bisa dimiliki masyarakat dan para seniman bisa tampil dan menjadi tuan rumah di negeri nya sendiri.

Acara pagelaran seni budaya selomangleng panji gunung dimeriahkan oleh victor hugo dan Sri mara dari mexico, padepokan lemah putih dan mentari dance dari surakarta, encik krisna dari yogyakarta, ayu laksmi dari bali, mo theater dari finlandia dan ella dance dari kota kediri.(san/bd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *