Proyek Normalisasi Sungai, Dihentikan Paksa oleh Warga

KEDIRI – Proyek normalisasi sungai Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, dihentikan paksa oleh sejumlah warga setempat, karena pada proyek diduga sudah terjadi ‘menyerobot’ tanah hak milik warga tanpa musyawarah lebih dulu, Sabtu (23/10/2021), khususnya tanah di bantaran sungai. Karena digeruduk warga, pengerjaan proyek itu langsung dihentikan, pengeruyukan lahan tidak dilanjutkan.

DIHENTIKAN PAKSA : Proyek normalisasi sungai di Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, dihentikan paksa oleh warga, Sabtu (23/10/2021)

Informasi yang dikumpulkan kediri post, penghentian proyek normalisasi sungai itu dilakukan warga dengan mendatangi lokasi proyek bersama-sama dan meminta pelaksana proyek yang sedang mengeruk lahan menggunakan alat berat, beque, berhenti mengeruk.

Info tentang akan adanya proyek normalisasi saluran sungai itu memang sudah sempat didengar sebagian warga. Saat proyek mulai dijalankan, beberapa warga yang mengetahui kaget, karena proyek itu diduga ‘menyerobot’ lahan hak milik warga. Beberapa warga segera melakukan koordinasi, lalu mendatangi lokasi proyek, dan menghentikan paksa pekerjaan proyek itu.

“Proyek ini ngawur. Lahan warga bersertipikat, dikeruk seenaknya tanpa koordinasi. Ini sudah penyerobotan lahan warga oleh pemerintah,”ujar Supriyo, dari LSM Saroja, yang mendampingi warga untuk menghentikan paksa proyek itu.

Selain itu, untuk menunjukkan hak kepemilikan tanah di lokasi proyek itu, sejumlah warga menunjukkan sertipikat tanah yang mereka miliki. Bahwa tanah itu benar-benar milik warga dan pemkot atau pelaksana proyek sama sekali belum pernah memberitahu atau membeli tanah warga itu. “Informasinya Pemkot mau menemui warga Senin (25/10/2021), tandas Priyo. (mam)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *