Bupati Janji 1 Hari, Hampirr 1 Bulan Belum Realisasi

KEDIRI – Janji Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana alias Dhito, untuk tandatangan mendukung atau tidak mendukung permohonan pengembalian lahan warga ke Presiden RI, hingga kini belum ada kejelasan.  Padahal sebelumnya, Bupati Dhito berjanji  dalam waktu 1 hari untuk mempelajari dan memutuskan. Namun, ternyata hingga hampir 1 bulan ini, belum ada jawaban yang jelas dari Bupati Dhito. “Belum ada jawaban,”ujar Rahmat Mahmudi, koordinator demontsrasi pengembalian hak lahan ke warga Desa Babadan, saat dikonfirmasi melalui saluran seluler.

DEMO TUNTUT KEMBALIKAN TANAH : Ratusan warga eks Dusun Balerejo, Desa Babadan, Kecamatan Ngancar, saat demonstrasi di depan kantor Bupati Kediri (29/9/2021) LALU

Seperti diberitakan, Bupati Dhito berjanji akan memutuskan menandatangani dukungan atau tidak mendukung permohonan ratusan warga Desa Babadan, Kecamatan Ngancar, ke Presiden RI untuk mengembalikan lahan di ke warga. Bupati Dhito meminta waktu 1 hari untuk mempelajari proposal itu. Janji itu, disampaikan Bupati Dhito saat demonstrasi ratusan warga Desa Babadan di Pendopo Kabupaten Kediri (29/9/2021).

Tetapi  hingga berita ditulis, Kamis (21/9/2021) atau hampir 1 bulan dari janjir Bupati Dhito itu, ternyata belum ada kepastian apakah Bupati Dhito akan menandatangani mendukung atau tidak.

Rahmat mengaku bisa memahami molornya janji Bupati Dhito yang hanya sehari menjadi beberapa hari itu, karena ada tim Gugus Tugas Reformas Agraria (TGRA) yang diterjunkan ke lokasi untuk melihat konsisi riil di lokasi, awal oktober 2021. “Katanya, tim GTRA sudah menyampaikan hasil kunjungannya ke Bupati,”tandasnya.

Menurut Rahmat, pihaknya belum mengetahui mengapa keputusan tandatangan mendukung atau tidak mendukung dari Bupati itu terkesan lamban. Terkait kepastian tandatangan Bupati ini, Rahmat akan menunggu sampai akhir Oktober 2021, untuk menentukan langkah selanjutnya. “Kita lihat nanti sampai akhir Oktober, keputusan Bupati bagaimana, baru kita menentukan langkah lanjutan,”jelasnya. (mam)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *