NU Kota Kediri Belum Tentukan Sikap soal Ketua PBNU

KEDIRI – Pengurus Cabang (PC) Nahdlatul Ulama (NU) Kota Kediri, belum menentukan sikap terkait bursa calon ketua PBNU pada Muktamar ke-34 di Lampung, Desember 2021 mendatang. Meskipun, PWNU Jatim sudah mendeklarasikan akan mendukung pasangan KH. Miftahul Ahyar dan KH. Cholil Yahya Staquf atau Gus Yahya, sebagai Rois Syuriah dan Ketua Tanfidziyah PBNU masa jabatan 2022-2026.

BELUM TENTUKAN SIKAP : Gus Ab, ketua PCNU Kora Kediri

“Kita belum sampai ke situ (nama calon ketua PBNU yang didukung,red). Nanti akan diputuskan oleh syuriah dan mustasyar,”ujar KH. Abu Bakar Abdul Djalil atau Gus Ab, ketua PCNU Kota Kediri, usai pelantikan pengurus PCNU Kota Kediri di aula Al-Muktamar Lirboyo, Rabu, 13 Oktober 2021, saat ditanya tentang dukungan PCNU Kota Kediri ke kandidat ketua PBNU.

Terkait deklarasi PWNU Jawa Timur yang sudah deklarasi mendukung pasangan KH Miftahul Ahyar dan Gus Yahya, Gus Ab menjelaskan, deklarasi itu mungkin dilakukan oleh PWNU setelah mendengarkan arahan jajaran syuriah dan para kyai. Hanya saja, belum ada sosialisasi ke cabang-cabang NU terkait deklarasi dukungan PWNU Jawa Timur itu. “Biasanya, kita akan dipanggil untuk sosialisasi keputusan PWNU. Sampai sekarang belum ada sosialisasi itu,”tandas Gus Ab.

Sementara itu, Ketua PWNU Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar, ditemui usai melantik pengurus PCNU Kota Kediri, tidak mau berbicara terkait deklarasi dukungan calon Rois Syuriah dan ketua PBNU di Muktamar NU. Sebab, di PWNU sudah ada pembagian tugas masing-masing. “Kalau terkait Muktamar, Tanya ke Gus Salam atau Kyai Anwar Iskandar. Sudah ada pembagian tugas masing-masing. Kalau terkait program kerja, tanya ke saya,”ujar Mustamar. (mam)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *