Honorer Pemkab Lebih Beruntung

Dinas Pendidikan Hanya Memastikan di Lingkungan Kantor

KEDIRI – Para pegawai honorer di lingkungan Pemkab Kediri, mayoritas lebih beruntung dibanding honorer di Pemkot Kediri. Sebab, mayoritas sudah masuk sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Sehingga mereka bisa mendapatkan Bantuan Sosial Upah (BSU) dari pemerintah pusat, sebesar Rp 600 ribu per bulan.

SUJUD WINARKO : Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Kediri, Solikin, saat dikonfirmasi membenarkan sebagian besar honorer daerah Pemkab sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, meskipun belum semuanya. “Sudah. Tapi belum semuanya. Tergantung SKPD sebagai penanggungjawab pengguna anggaran,”ujar Solikin.

Menurut Solikin, total pegawai honorer di Pemkab Kediri, termasuk di lingkungan Dinas Pendidikan, ada sekitar 6 ribu orang. Hanya saja, dia belum mengetahui pasti berapa jumlah yang sudah menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Sujud Winarko, mengaku bahwa honorer yang di lingkungan kantor Dinas Pendidikan, semuanya sudah masuk anggota BPJS Ketenagakerjaan. Sedangkan untuk honorer yang di lingkungan sekolah, belum semuanya masuk. “Kalau di lingkungan kantor Dinas Pendidikan sudah semua. Kalau di sekolah-sekolah, sepertinya belum semuanya, masih sebagian,”kata Sujud.

Di sisi lain, salah seorang guru honorer di salah satu sekolah d Kabupaten Kediri, justru mengaku tidak tahu tentang BPJS Ketenagakerjaan. Yang mereka tahu, BPJS kesehatan. “Lho.. apa lagi itu Mas? Gak ada itu,”katanya.

Secara umum, para guru dan pegawai honorer di bawah Dinas Pendidikan, kemungkinan besar juga ‘kehilangan’ hak BSU mereka, sebagaimana yang terjadi pada para guru honorer di Kota Kediri. Karena mereka tidak dimasukkan di BPJS Ketenagakerjaan. Sujud, belum tercovernya semua tenaga honorer di lingkungan sekolah, karena gaji mereka dari lembaga masing-masing. “Sedangkan yang honorer Pemkab, langsung diambil untuk BPJS.”tandasnya.  (mam)

District Government Honorary More Luck

The Education Office Only Ensures in the Office Environment

KEDIRI – The honorary employees in the Kediri Regency Government, the majority are more fortunate than the honorary in the Kediri City Government. This is because the majority have entered as BPJS Ketenagakerjaan participants. So that they can get Wage Social Assistance (BSU) from the central government, amounting to Rp. 600 thousand per month.
Head of the Regional Civil Service Agency (BKD) Kediri Regency, Solikin, when confirmed, confirmed that most of the regional honorariums of the district government have become BPJS Employment participants, although not all of them. “Yes. But not all. It depends on SKPD as the responsible user of the budget, “said Solikin.
According to Solikin, the total number of honorary employees in the Kediri Regency Government, including those in the Education Office, is around 6 thousand people. It’s just that, he doesn’t know for sure how many are already members of BPJS Ketenagakerjaan.
Meanwhile, the Head of the Kediri Regency Education Office, Sujud Winarko, admitted that all honorary members of the Education Office are already members of the Employment BPJS. Meanwhile, not all of the honorary members of the school are included. “All of them are in the Education Office environment. In schools, it seems that not all of them, still some, ”said Sujud.
According to Sujud, all honorary staff in the school are not yet covered, because their salaries are from their respective institutions. “Meanwhile, the honorary district government, directly taken to BPJS,” he said.
On the other hand, one of the honorary teachers at a school in Kediri Regency admitted that he did not know about BPJS Ketenagakerjaan. What they do know, BPJS for health. “Why … what else is it Mas? There is no such thing, “he said.
In general, temporary teachers and employees under the Education Office, are also likely to “lose” their BSU rights, as happened to the honorary teachers in Kota Kediri. Because they are not included in BPJS Ketenagakerjaan. (mam)

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *