DPRD Gelar Paripurna Pemberhentian Wakil Walikota  

 

PARIPURNA PEMBERHENTIAN WAWALI :(alm) Hj. Lilik Muhibbah resmi diberhentikan sebagai Wawali dalam rapat paripurna DPRD Kota Kediri

KEDIRI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kediri, akhirnya menggelar rapat paripurna pemberhentian (alm) Hj. Lilik Muhibbah alias Ning Lik sebagai Wakil Walikota Kediri (Wawali) di kantor DPRD Kota Kediri, Jl. Mayor Bismo, Jumat,10 Juli 2020. Rapat paripurna pemberhentian (alm) Ning Lik sebagai Wawali ini sempat tertunda sekitar  3 bulan lebih, gara-gara pandemi covid-19. Sebelumnya, rapat paripurna pemberhentian Ning sebagai  Wawali ini dijadwalkan 30 Maret 2020.

Pada rapat paripurna ini , dihadiri seluruh anggota DPRD Kota Kediri, Walikota Abdullah Abu Bakar, dan sejumlah undangan . Sekretaris DPRD Kota Kediri Rahmad Hari Basuki membacakan surat dari gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa perihal usulan pemberhentian Wakil Wali Kota Kediri.

Surat tersebut menindaklanjuti surat kawat dari menteri dalam negeri yang pada intinya menyampaikan bahwa dengan wafatnya Hj. Lilik Muhibbah, Wakil Wali Kota Kediri masa jabatan 2019-2024, maka diminta untuk segera mengumumkannya dalam rapat paripurna dan menggusulkan kepada menteri dalam negeri melalui gubernur sebagai wakil pemerintah pusat untuk mendapatkan penetapan pemberhentian.

Ketua DPRD Kota Kediri Agus Sunoto mengatakan agenda ke depan DPRD Kota Kediri adalah membuat tata tertib untuk menuju pencalonan. Wakil Walikota Kediri pengganti Ning Lik. “Kami siapkan semua supaya dengan pemilihan itu betul-betul bisa bermanfaat. Partai pengusung nanti yang akan mengusulkan tapi itu semua tidak lepas dari aturan. Kami sedang godok aturannya. Bulan ini sudah kamj mulai. Kami akan bikin sedetail-detailnya,” ujarnya. (mam)

DPRD Holds Plenary Meeting of Deputy Mayor Dismissal

KEDIRI – The Regional People’s Representative Council (DPRD) of Kediri City, finally held a plenary session of the dismissal (late) Hj. Lilik Muhibbah alias Ning Lik as Deputy Mayor of Kediri (Deputy Mayor) at the Kediri City DPRD office, Jl. Mayor Bismo, Friday, July 10, 2020. The Plenary Meeting of the late Ning Lik as Vice Mayor was briefly delayed for more than 3 months, because of the co-19 pandemic. Previously, the plenary meeting of Ning’s dismissal as Vice Mayor was scheduled for March 30, 2020.
At this plenary meeting, Secretary of the Kediri City DPRD Rahmad Hari Basuki read a letter from the governor of East Java Khofifah Indar Parawansa regarding the proposal to terminate the Deputy Mayor of Kediri.
The letter follows up on a wire letter from the Minister of the Interior which essentially states that with the death of Hj. Lilik Muhibbah, Deputy Mayor of Kediri for a term of 2019-2024, was then asked to immediately announce it in a plenary meeting and propose to the minister of the interior through the governor as the representative of the central government to obtain a termination.
Kediri City DPRD Chairman Agus Sunoto said the future agenda of the Kediri City DPRD was to establish an orderly procedure for nomination. Deputy Mayor of Kediri replaces Ning Lik. “We prepare everything so that the election can truly be useful. The bearer party will propose later, but all of that cannot be separated from the rules. We are studying the rules. We started this month. We will make as much detail as possible, “he said. (mam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *