Deklarator PAN Siap Macung Wawali

SIAP JADI WAWALI : Agus Puji Hadi, salah seorang deklarator PAN Kota Kediri

KEDIRI – Para kandidat calon Wakil Walikota (Wawali) Kediri, tampaknya sama-sama siap untuk bersaing memperebutkan posisi yang ditinggalkan (alm) Lilik Muhibbah. Setelah Ahmad Muqtadir menyatakan pada prinsipnya dia siap jika diizinkan gurunya, Gus Lik, giliran salah satu deklarator PAN Kota Kediri, Agus Puji Hadi S.E, mengaku siap secara serius untuk macung menjadi Wawali Kediri. “Saya siap. Serius,”ujar Agus, yang juga pengusaha property itu, saat ditemui sejumlah media.

Seperti diberitakan, DPRD Kota Kediri akan melakukan pleno pemberhentian Wawali (alm) Lilik Muhibbah alias Ning Lik pada Jumat, 10 Juli mendatang. Kini bursa Wawali semakin hangat dibicarakan masyarakat. Sejumlah kandidat sudah bermunculan, antara lain Reza Darmawan (PAN), Ahmad Muqtadir (PPP), dan Agus Pujihadi (PAN).

Agus menjelaskan, awalnya dia tidak kepikiran untuk macung Wawali. Namun karena banyak dorongan dari para pengurus PAN yang lain dengan berbagai pertimbangan, akhirnya dia bersedia secara serius untuk mengabdikan diri di Kota Kediri. “Banyak dari dorongan teman-teman pengurus,”tandas Agus, yang juga bendahara PAN Kota Kediri itu.

Menurut Agus, dia sudah komunikasi dengan Walikota Mas Abu terkait  niatnya untuk macung Wawali itu. Agus menilai visi misi, program, dan pemikiran Mas Abu sangat  baik untuk Kota Kediri. Sehingga dia siap membantu mensukseskan  program-program itu. “Poisis Wawali kan tugasnya membantu Walikota. Saya siap membantu,”katanya.

Terkaitnya munculnya kabar bahwa SK calon Wawali sudah ditangan salah satu kandidat, Agus hanya tersenyum. Sebab, rapat pleno internal PAN saja belum dilaksanakan. Sehingga secara organisasi hampir tidak mungkin itu terjadi. “Masak DPP PAN memberika SK begitu saja? Mekanisme partai masih berjalan.  Pleno pengurus juga belum. Pengurus selama ini terus melakukan koordinasi dengan DPP, termasuk ketua umum Bang Zulhas (Zulkifli Hasan,red). Kita tidak melangkah sendiri. Kita ikuti saja proses,”tambahnya. (mam)

 

PAN Declarator Ready for Vice Residence

KEDIRI – The candidates for Deputy Mayor (Deputy Mayor) Kediri, seem equally ready to compete for the position left (deceased) Lilik Muhibbah. After Ahmad Muqtadir stated in principle he was ready if allowed by his teacher, Gus Lik, it was the turn of one of the PAN declarators in the City of Kediri, Agus Puji Hadi S.E, claiming he was seriously prepared to become a Deputy Kediri. “I am ready. Seriously, “said Agus, who is also a property entrepreneur, when met by a number of media.
As reported, the City Council of Kediri will hold a plenary dismissal of the Vice Mayor (LUD) Lilik Muhibbah aka Ning Lik on Friday, July 10th. Now the Vice Mayor exchange is getting warmer discussed by the public. A number of candidates have emerged, including Reza Darmawan (PAN), Ahmad Muqtadir (PPP), and Agus Pujihadi (PAN).
Agus explained, at first he did not think to fail Wawali. However, due to a lot of encouragement from other PAN officials with various considerations, finally he was willing to seriously devote himself in the City of Kediri. “Many of the encouragement of my fellow management,” said Agus, who is also the treasurer of the PAN City of Kediri.
According to Agus, he had been in communication with Mayor Mas Abu related to his intention to defeat the Vice Mayor. Agus considered that Mas Abu’s vision, mission, program and thoughts were very good for the City of Kediri. So he is ready to help the success of these programs. “The Vice Mayor is his job to help the Mayor. I am ready to help, “he said.
Regarding the news that the Vice Mayor candidate’s decree was already in the hands of one of the candidates, Agus just smiled. This is because the PAN internal plenary meeting has not yet been held. So that the organization is almost impossible that happens. “How come the DPP PAN gives the SK just like that? The party mechanism is still running. Plenary board is also not yet. The board has been continuing to coordinate with the DPP, including the general chairman Bang Zulhas (Zulkifli Hasan, ed). We do not go it alone. We just follow the process, “he added. (mam)

Kirim masukan
Histori
Disimpan
Komunitas

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *