Pilkada Kediri Mengerucut ke Calon Tunggal

CALON TUNGGAL ? : Pasangan Bakal Calon Bupati-Wakil Bupati Kediri Dhito-Dhewi

KEDIRI – Bakal Calon Bupati Kediri pada Pilkada 9 Desember 2020 mendatang, mulai mengerucut ke calon tunggal, Dhito Himawan Pramana alias Dhito meskipun rekom di beberapa partai belum turun. Gambaran arah calon tunggal ini, terindikasi dari informasi terkait partai-partai di Kediri. Satu-satunya rekom yang sudah turun adalah PKB, yang mengusung nama Dhito – Dewi Maria Ulfa. Sedangkan partai lain masih menunggu kepastian rekom.

Ketua DPD Partai Golkar, Sigit Sosiawan, saat dikonfirmasi soal rekom Golkar pada Pilkada mendatang, mengakui calon bupati yang diajukan adalah Dhito. Hanya saja, sampai sekarang belum ada surat rekomendasi turun. “Untuk Golkar, Pilkada di 19 Kabupaten/Kota di Jawa Timur belum ada yang turun, termasuk Kediri,”ujar Sigit saat dihubungi melalui saluran whatsap.

Terkait Bakal Calon Wakil Bupati yang dikabarkan Golkar mengajukan nama Mudawamah, ketua Muslimat NU Kabupaten Kediri, Sigit menjelaskan Golkar yang jelas untuk Calon Bupatinya Dhito. Sedang Calon Wakil Bupatinya belum ada.  “Kediri yang jelas untuk Calon bupatinya Dhito. Kalau untuk Cawabup belum mengajukan,”kata Sigit.

Hal serupa terjadi di PAN. Ketua DPD PAN Kabupaten Kediri, Muhaimin membenarkan bahwa PAN direnacanakan akan mengusung Dhito pada Pilkada 9 Desember mendatang. Meskipun surat rekomendasi dari DPP belum turun. “Rekom tinggal mengambil. Yang diusung Dhito,”ujar Muhaimin, saat dikonfirmasi melalui telepon selular.

Bagaimana dengan calon wakil  bupatinya? Muhaimin mengatakan PAN tidak mengajukan calon wakil bupati. Saat ditanya terkait dengan nama Dewi Maria Ulfa sebagai Cawabup, Muhaimin membenarkan nama itu. Tetapi dia belum mengetahui secara pasti. Informasinya, nama Dewi adalah pilihan Dhito sendiri sebagai calon wakil. “Itu petungnya di pusat Mas.  Kita tidak tahu,”tandasnya.

Salah satu ketua partai di Kediri yang menolak disebut namanya, juga menjelaskan bahwa ketua-ketua partai di Kediri akan pasrah dengan keputusan DPP masing-masing. Dilihat dari situasinya, hampir tidak mungkin ada partai koalisi istana yang berani mengusung calon lain. “Gambarannya peteng Mas,”jawabnya.

Sementara itu, Sekretaris DPC PDI-P Dodik Purwanto saat dikonfirmasi juga menyebut rekom dari PDI-P belum di tangan. Tetapi  memang arah yang dibawa adalah Dhito sebagai Calon Bupati Kediri. Soal kemungkinan calon tunggal pada Pilkada 9 Desember mendatang, Dodik mengakui harapannya seperti itu. Pihaknya masih menunggu kabar resmi dari partai-partai yang lain. “Sabar Mas. Rekom belum di tangan,”jelas Dodik. (mam)

Kediri Regional Election Cones to a Single Candidate

KEDIRI – The candidate for the Regent of Kediri in the upcoming December 9, 2020, elections will begin to narrow down to a single candidate, Dhito Himawan Pramana alias Dhito even though the records in several parties have not been dropped. The description of the direction of this single candidate is indicated from information related to parties in Kediri. The only record that has gone down is PKB, which carries the name Dhito – Dewi Maria Ulfa. While other parties are still waiting for the certainty of the record.
The Chairman of the Golkar Party DPD, Sigit Sosiawan, when confirmed about the Golkar record in the upcoming local elections, admitted that the nominee for the regent was Dhito. It’s just that, until now there has been no recommendation letter down. “For Golkar, there are no regional elections in 19 regencies / cities in East Java, including Kediri,” Sigit said when contacted via whatsap channel.
Regarding the Vice Regent Candidates who are reported to be Golkar filed the name Mudawamah, the head of the Kediri Regency NU Muslimat, Sigit explained the clear Golkar to Candidate Regent Dhito. The Vice Regent Candidate is not available yet. “Kediri is clear for the Regent Candidate Dhito. If for Cawabup, it hasn’t been submitted yet, “Sigit said.
Something similar happened at PAN. The Chairman of the Regional Representative Council of the District of Kediri, Muhaimin, confirmed that the PAN was planned to carry Dhito in the upcoming 9 December Pilkada. Although the recommendation letter from the DPP has not yet come down. “The record is just to take. The one being carried by Dhito, “Muhaimin said, when confirmed by cellular phone.
What about the prospective vice regent? Muhaimin said that PAN did not propose a vice-regent candidate. When asked about the name Dewi Maria Ulfa as Cawabup, Muhaimin confirmed that name. But he doesn’t know for sure. The information, the name Dewi is Dhito’s own choice as a representative candidate. “That’s the afternoon in the center of Mas. We don’t know, “he said.
One of the party leaders in Kediri who declined to be named, also explained that party leaders in Kediri would surrender to the decisions of each DPP. Judging from the situation, it was almost impossible for a palace coalition party to dare to carry another candidate. “The picture is peteng Mas,” he replied.
Meanwhile, Secretary of the DPC PDI-P Dodik Purwanto when confirmed also said the records of the PDI-P had not been in the hands. But indeed the direction taken was Dhito as a Candidate for Regent of Kediri. Regarding the possibility of a single candidate in the upcoming December 9 elections, Dodik admitted his hopes were like that. It is still waiting for official news from other parties. “Patience Mas. The record is not yet in the hands, “Dodik explained. (mam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *