Ramadhan di Tengah Wabah, Bupati Terbitkan Panduan

 

SEGERA TERBITKAN SE PANDUAN RAMADHAN : Bupati Kediri Hj. Haryanti saat menggelar video conference bersama forpimda, tokoh agama, dan MUI

KEDIRI – Bupati Kediri, dr. Hj. Haryanti Sutrisno akan mengeluarkan surat edaran (SE) panduan tentang ibadah di Bulan Suci Ramadlan guna pencegahan penyebaran Covid-19. SE itu untuk menindaklanjuti SE Menteri Agama tentang panduan ibadah Ramadhan dan Idul Fitri.

Rencana diterbitkannya SE ini, disampaikan pada rapat bersama anggota Forkopimda Kabupaten Kediri yang digelar melalui video conference, yang juga diikuti tokoh agama dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kediri, Rabu (22/4).

“Bulan Ramadhan 1441 Hijriah tahun ini dihadapkan dengan tantangan berat yaitu pandemi Covid-19, dimana penularan secara masif terjadi di tengah masyarakat. Sehingga diperlukan langkah antisipatif dan pencegahan untuk memutus mata rantai penyebarannya,” jelas Bupati.

Bupati Haryanti meminta kepada masyarakat tidak panik dan takut dengan wabah ini. Namun harus tetap waspada dengan menjaga kesehatan dan perilaku hidup sehat. “Marilah bersama-sama menyambut Ramadhan tahun ini dengan semangat dan niat yang tinggi untuk tetap melaksanakan ibadah di bulan suci dan Hari Raya Idul Fitri dengan khidmat dan khusyuk. Patuhi semua himbauan. Jangan tertular, namun juga jangan menulari orang lain,” tegasnya.

Senada dengan Bupati Haryanti, Ketua Tanfidziah PCNU Kabupaten Kediri, KH. Muhammad Makmun mengajak semua umat muslim tidak mengurangi kekhusyukan meraih keutamaan Ramadhan, kendati harus beribadah di rumah.

“Walaupun situasinya kini sedang diuji oleh Alloh SWT yaitu berada dalam pandemic wabah Covid-19, semangat beribadah tidak boleh luntur. Tetap berjamaah dengan keluarga, tetep puasa dan ibadah dengan khusyuk,” pesannya.

Selanjutnya Bupati Kediri menggelar rapat dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 hingga tingkat desa. Bupati Haryanti menyampaikan apresiasi kepada desa dan kecamatan yang telah menyiapkan rumah observasi/isolasi bagi pemudik.

“Saya kira peran Camat, Polsek dan Koramil, Kades, Babinsa dan Babinkabtimas sangat penting karena langsung berhadapan dengan pemudik/warga yang terdampak. Selalu ingatkan warga untuk tidak berkumpul, selalu memakai masker, cuci tangan dan menjaga jarak,” pesan beliau. (adv/mam)

 

Ramadhan in the Middle of the Plague, the Regent Immediately Issues Guidelines

KEDIRI – Regent of Kediri, dr. Hj. Haryanti Sutrisno will issue a circular (SE) guide on worship in the Holy Month of Ramadan to prevent the spread of Covid-19. The Circular Letter is to follow up the Circular Minister of Religion regarding Ramadhan and Eid prayer guides.
The plan for the issuance of the Circular Letter was conveyed at a joint meeting of members of the Forkopimda Kediri Regency which was held through a video conference, which was also attended by religious leaders and the Indonesian Ulema Council (MUI) of Kediri Regency, Wednesday (22/4).
“The Ramadan month of 1441 Hijri was faced with a serious challenge this year, the Covid-19 pandemic, where massive contagion occurred in the community. So we need anticipatory and preventive steps to break the chain of distribution, “explained the Regent.
Regent Haryanti asked the people not to panic and be afraid of this plague. But it must remain vigilant by maintaining health and healthy living behavior. “Come together to welcome Ramadan this year with enthusiasm and high intention to continue to carry out worship in the holy month and Eid al-Fitr with solemnity and solemnity. Obey all appeals. Don’t be infected, but also don’t infect others, “he stressed.
In line with the Regent of Haryanti, Chairman of the Tanfidziah PCNU of Kediri Regency, KH. Muhammad Makmun invited all Muslims not to reduce the solemnity of achieving the virtue of Ramadan, despite having to worship at home.
“Although the situation is currently being tested by Allah SWT which is in the pandemic of the Covid-19 outbreak, the spirit of worship should not fade. Stay in congregation with family, keep fasting and worship fervently, “he ordered.
Subsequently the Regent of Kediri held a meeting with the Task Force for the Acceleration of Handling Covid-19 to the village level. The Regent of Haryanti expressed his appreciation to villages and sub-districts who had prepared observation / isolation houses for travelers.
“I think the role of the Camat, Polsek and Koramil, Kades, Babinsa and Babinkabtimas is very important because they are directly confronted with the affected travelers / residents. Always remind people not to gather, always wear masks, wash their hands and keep their distance, “he advised. (mam)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *