Bagi Melarang Keluarganya Jadi Wakil Walikota

 

LARANG KELUARGA JADI WAWALI : H. Abdul Bagi Bafaqih, Ketua DPD PAN Kota Kediri

KEDIRI – H. Abdul Bagi Bafaqih, Ketua DPD PAN Kota Kediri, menegaskan bahwa dia melarang anggota keluarganya untuk menjadi Wakil Walikota Kediri. Untuk posisi yang ditinggalkan oleh (alm) Hj. Lilik Muhibbah tersebut, dia ingin diisi oleh orang lain. “Yang utama yang amanah, bukan sekadar pinter,”ujar Bagi, saat ditemui kediripost.co.id di kantor DPD PAN, Jl. Halim Perdana Kusuma, Kota Kediri (20/3/2020).

Seperti diberitakan sebelumnya, bursa calon Wakil Walikota Kediri di masyarakat sudah merebak sedemikian rupa. Sejumlah nama yang dinilai masyarakat pantas menjadi Wakil Walikota antara lain H. Nafis Kurtubi (Ketua Nasdem Kota Kediri) Reza Darmawan (Anggota DPRD Kota Kediri), Abu Bakar Abdul Djalil alias Gus Ab (Ketua PCNU Kota Kediri), Firdaus alias Edo (Wakil Ketua DPRD Kota Kediri), Agus Sunoto (Ketua DPRD Kota Kediri), Heri Santoso (Pengusaha), Sholahuddin F (mantan Wakil Ketua DPRD Kota Kediri).

Menurut Bagi, dia justru sedang meminta kadernya untuk mencari orang yang pantas menjadi Wakil Walikota Kediri dan memiliki kriteris pemimpin, seperti amanah, jujur, bisa dipercaya, dan sebagainya, untuk digodok bersama-sama. “Saya sedang meminta tolong ke kader untuk mencari orang yang amanah,”tandas Bagi.

Terkait dengan kesepakatan dengan Nasdem, mengingat pengusungnya dulu PAN dan Nasem, Bagi mengaku pihaknya masih akan membicarakan masalah pengisian Wakil Walikota itu dengan duduk bersama dengan Nasdem. Dia menginginkan proses pengisian Wawali nanti bisa selaras dan tidak terjadi gejolak apa-apa. Semua diharapkan akan baik-baik saja. “Mungkin sebaiknya dari Nahdliyin. Tapi nanti akan bicarakan bersama dulu dengan Nasdem,”tambah Bagi. (mam)

 

Bagi Banned His Family Become Deputy Mayor

KEDIRI – H. Abdul Bagi Bafaqih, Chairman of the Regional Representative Council of the City of Kediri, confirmed that he forbade his family members from becoming Deputy Mayor of Kediri. For the position left by (late) Hj. Lilik Muhibbah, he wants to be filled by others. “The main thing is trustworthy, not just clever,” said Bagi, when met kediripost.co.id in the PAN DPD office, Jl. Halim Perdana Kusuma, Kediri City (3/20/2020).
As reported previously, the exchange of candidates for Deputy Mayor of Kediri in the community had spread so far. A number of names considered by the community to be worthy of being Deputy Mayor include H. Nafis Kurtubi (Chairman of the City of Kediri Nasdem) Reza Darmawan (Member of the City Council of Kediri), Abu Bakar Abdul Djalil alias Gus Ab (Chair of the PCNU of the City of Kediri), Firdaus alias Edo (Deputy Chair of the City of Kediri) Kediri City DPRD), Agus Sunoto (Chairman of Kediri City DPRD), Heri Santoso (Entrepreneur), Sholahuddin F (former Deputy Chairman of Kediri City DPRD).
According to Bagi, he is actually asking his cadres to look for people who are worthy of being Deputy Mayor of Kediri and having critical leaders, such as trustworthy, honest, trustworthy, and so on, to be discussed together. “I’m asking for help from cadres to find someone who is trustworthy,” said Bagi.
Regarding the agreement with Nasdem, bearing in mind the PAN and Nasem’s former policemen, Bagi claimed that his party would still discuss the matter of filling the Deputy Mayor by sitting together with Nasdem. He wants the process of filling the Vice Mayor to be in harmony later and there is no turmoil. All is expected to be fine. “Maybe it should be from Nahdliyin. But later we will discuss it together with Nasdem, “Bagi added. (mam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *