Gerindra Tidak Menjamin Rekom

KEDIRI – Partai Gerindra tidak menjamin bahwa salah satu tiga kandidat calon bupati yang menguji uji publik internal partai, Sabtu (25/1) akan mendapat rekom dari DPP Partai Gerindra. Sehingga masih ada kemungkinan orang yan g tidak pernah mendaftar sebagai Calon Bupati (Cabup) dan  Calon Wakil Bupati (Cawabup) Kediri 2020-2025 melalui Partai Gerindra, justru akan mendapatkan rekom DPP.

Situasi itu, seperti yang terjadi pada Pilkada sebelumnya, 2015 lalu, Partai Gerindra justru merekomendasikan Pasangan dr. Ari dan Arifin Tafsir, yang tidak pernah mendaftar sebagai pasangan Cabup / Cawabup Kediri. Akhirnya, para pendaftar Cabup / Cawabup menjadi gigit jari. “Tidak menjamin. Karena kita hanya memiliki lima kursi di DPRD. Minimal harus ada 10 kursi,”ujar Arif Junaidi, ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Kediri, saat ditanya kediripost.co.id apakah partainya menjamin bahwa salah satu dari tiga kandidat calon bupati yang ikut  uji publik di internal  partainya akan mendapatkan rekom DPP.

Arif berani menjamin salah satu di antara tiga kandidat itu mampu memastikan siapa pasangan calon wakil yang akan dibawa dan partai yang akan ikut mengusung mereka. “Untuk wakilnya silahkan tim koalisi nanti yang menentukan. Kalau sudah ada calon yang diusung partai lain sehingga genap 10 kursi, saya jamin salah satu tiga kandidat itu akan mendapt rekom,”tandas Arif.

DPC Partai Gerindra Kabupaten Kediri, Sabtu (25/1) menggelar uji publik para kandidat calon bupati/wakil Bupati Kediri yang mendaftar melalui partai pimpinan Prabowo Subianto itu. Uji publik yang digelar di balaidesa Karangrejo, Kec. Ngasem, itu diikuti oleh tiga kandidat yaitu Supadi, Mujahid, dan Masykuri. Mereka diberi waktu untuk memaparkan visi misi dan program akan dijalankan jika terpilih sebagai calon bupati Kediri mendatang di depan para pengurus ranting, pengurus kecamatan, dan DPC Partai Gerindra.

Usai pemaparan visi dan misi, para ketua ranting diminta untuk memberikan suaranya dengan cara mencoblos tiga kandidat itu, siapa yang kira-kira layak dan lebih baik untuk diusung sebagai calon Bupati Kediri mendatang.  (im)

Gerindra Does Not Guarantee Records

KEDIRI – The Gerindra Party does not guarantee that one of the three candidates for regent candidates who test the party’s internal public test on Saturday (1/25) will receive a record from the Gerindra Party DPP. So there is still a possibility that people who have never registered as Candidates for Regent (Cabup) and Candidates for Deputy Regent (Cawabup) of Kediri 2020-2025 through the Gerindra Party, will actually get a DPP record.
The situation, as happened in the previous local elections, in 2015, the Gerindra Party actually recommended the couple dr. Ari and Arifin Tafsir, who never registered as a Cabup / Cawabup Kediri couple. Finally, the Cabup / Cawabup registrants become finger-bited. “Does not guarantee. Because we only have five seats in the DPRD. There must be a minimum of 10 seats, “said Arif Junaidi, chairman of the Gerindra Party of the Kediri Regency, when asked kediripost.co.id whether his party guaranteed that one of the three candidates for regent candidates who took part in a public internal party test would receive a DPP record.
Arif dares to guarantee that one of the three candidates will be able to ascertain who the candidate pair will be brought and the party that will take part in supporting them. “For the representative, please determine the coalition team later. If there are already candidates that have been promoted by other parties so that even 10 seats, I guarantee that one of the three candidates will receive a record, “said Arif.
The Gerindra Party DPC of the District of Kediri on Saturday (1/25) held a public test of candidates for the regent / deputy regent of Kediri who registered through the party led by Prabowo Subianto. A public test held at the Karangrejo balaidesa, Kec. Ngasem, was followed by three candidates namely Supadi, Mujahid, and Masykuri. They were given time to explain their vision and mission and the program would be carried out if they were elected as future Kediri regent candidates in front of the branch management, sub-district officials, and Gerindra Party DPC.
After presenting their vision and mission, the branch leaders were asked to vote by voting for the three candidates, who would be more suitable and better to be promoted as future candidates for the Regent of Kediri. (im)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *