Lagi, Kediri Kehilangan  Kyai  Kharismatik // Again, Kediri loses charismatic kyai

 

KEDIRI – Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Lagi, Kediri kehilangan sosok kyai kharismatik yang selama ini sangat disegani. KH Maftuh Basthul Birri, Pengasuh Pondok Murottilil Qur’an Lirboyo,  Kediri, Jawa Timur, kemarin sekitar pukul 14.00 meninggal dunia di rumahnya, kompleks pondok pesantren Klodran, Semen, Kediri, yang menjadi unit dari pondok pesantren Lirboyo.

KH Maftuh selama ini dikenal sebagai kyai Al-Qur’an, karena konsentrasi pengajaran di Pondok Pesantrennya lebih menekankan pembelajaran Al-Qur’an.

Meninggalnya salah satu kyai sepuh yang sangat disegani ini, kemarin langsung viral di media sosial dan menyebar ke para alumninya yang tersebar di seluruh Nusantara.

Informasi sementara, beliau rencananya akan dimakamkan di kompleks pemakaman Ponpes Lirboyo. “Sholatnya nanti di masjid Al-Hasan mas,”ujar salah seorang santri. (mam)

Again, Kediri loses charismatic kyai

KEDIRI – Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Again, Kediri lost the charismatic kyai figure that had been highly respected. KH Maftuh Basthul Birri, Caretaker of Pondok Murottilil Qur’an Lirboyo, Kediri, East Java, yesterday around 14.00 died at his home in the Klodran boarding school complex, Semen, Kediri, which was a unit of the Lirboyo boarding school.
KH Maftuh has been known as a Kyai of the Qur’an, because the concentration of teaching in the Islamic Boarding School emphasizes the learning of the Qur’an.
The death of one of the highly respected elderly clerics, yesterday was immediately viral on social media and spread to alumni spread throughout the archipelago.
Temporary information, he planned to be buried in the cemetery of Lirboyo Ponpes. “The prayer will be at the Al-Hasan mas mosque,” said one of the students. (mam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *