Ribuan Peserta Ikuti Napak Tilas Soedirman // Thousands of Participants Participate in the Soedirman Commander

Kepala Disbudparpora Kota Kediri Nur Muhyar, saat memberangkatkan ribuan peserta Napak tilas, Sabtu (16/11) //Head of Disbudparpora of the City of Kediri Nur Muhyar, when dispatching thousands of participants of the Napak tour, Saturday (11/16)

KEDIRI -Napak Tilas Jejak Pahlawan rute gerilya perjuangan Jenderal Soedirman ke 38 tahun 2019 ini diberangkatkan oleh Kepala Disbudparpora Kota Kediri Nur Muhyar.

Rute napak tilas ini mengambil start di Taman Makam Pahlawan Kota Kediri Jalan PK Bangsa menuju Desa Bajulan, Kabupaten Nganjuk dengan jarak 37 KM, pada hari Sabtu (16/11).

Sebanyak 1900 peserta mengikuti napak tilas dari berbagai kalangan, seperti warga, pelajar, santri, mahasiswa, atlet hingga anggota TNI ikut memeriahkan acara ini.

Dalam sambutannya Nur Muhyar mengatakan napak tilas merupakan cara untuk menanamkan rasa patriotisme bagi generasi muda dan mewujudkan kader patriot bangsa. Sehingga generasi muda bisa meneladani para pendiri bangsa serta tidak lupa sejarah perjuangan bangsa Indonesia tercinta.

“Ini merupakan momentum yang sangat penting untuk dikenang khususnya bagi generasi muda sebagai bukti perjalanan sejarah yang telah dilakukan oleh para pahlawan pendiri bangsa yang tidak bisa dilupakan. Generasi muda juga harus bisa menumbuhkan jiwa yang handal untuk menghadapi tantangan ke depan,” ujarnya.

Terakhir, Kepala Disbudparpora Kota Kediri Nur Muhyar juga berpesan kepada peserta napak tilas agar tetap menjaga sportivitas, tertib di jalan dan selamat berlomba semoga sampai di _finish_ dengan selamat.

Perlu diketahui, kegiatan napak tilas ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan Pemerintah Kota Kediri. Kegiatan ini selalu diikuti pemuda yang tidak hanya datang dari Kota Kediri, tapi juga daerah lain. Dalam napak tilas ini terdapat kategori perorangan dan beregu, ada beregu putra, beregu putri dan campuran. Selain itu bagi peserta beregu diharuskan membawa tandu ala Panglima Besar Jendral Soedirman dengan ukuran proporsional dan memakai kostum kepahlawanan. Juri untuk kegiatan ini dari guru olahraga se Kota Kediri dan Persatuan Altet Seluruh Indonesia (PASI).

Prosesi pemberangkatan peserta napak ini dihadiri oleh Wakapolres Kediri Kota Kompol Iwan Sebastian, Perwakilan Brigif Mekanis 16/Wira Yudha, Ketua KONI Kota Kediri Maria Karangora, Ketua LVRI Kota Kediri FJ Lasijo, perwakilan Kodim 0809 dan pengadilan negeri Kota Kediri.(bad)

Thousands of Participants Participate in the Soedirman Commander

KEDIRI -Dapak Tilas Heroes’ Trail The guerrilla route of General Soedirman’s 38th struggle in 2019 was dispatched by the Head of the Disbudparpora of the City of Kediri Nur Muhyar.
This trail takes the route at the Kediri City Heroes Cemetery in PK PK Street towards Bajulan Village, Nganjuk Regency with a distance of 37 KM, on Saturday (11/16).
As many as 1900 participants attended the tour from various groups, such as residents, students, students, students, athletes to members of the TNI participated in the event.
In his remarks Nur Muhyar said that tilas is a way to instill a sense of patriotism for the younger generation and realize the nation’s patriot cadre. So that the younger generation can emulate the founders of the nation and not forget the history of the struggle of our beloved Indonesian nation.
“This is a very important moment to remember, especially for the younger generation as proof of the historical journey that has been carried out by the founding heroes of the nation that cannot be forgotten. The younger generation must also be able to grow a reliable soul to face the challenges ahead,” he said.
Finally, the Head of the Disbudparpora of the City of Kediri, Nur Muhyar, also advised the participants to take steps to maintain sportsmanship, be orderly on the road and have a safe race, hopefully they will arrive atfinish safely.
Keep in mind, this tracing activity is a routine activity carried out by the City Government of Kediri. This activity is always followed by young people who not only come from Kediri City, but also other regions. In this recitation there are individual and group categories, there are men’s, women’s and mixed groups. In addition, the team participants are required to carry a stretcher-style Commander General Sudirman with proportional size and wear heroic costumes. The jury for this activity was from sports teachers from the City of Kediri and the All Indonesia Altet Association (PASI).
The procession of the participant’s departure was attended by Deputy Chief of Kediri City Commissioner Iwan Sebastian, Representative of the 16th Mechanical Brigadier / Wira Yudha, Head of KONI Kediri City Maria Karangora, Chairman of Kediri City LVRI FJ Lasijo, Representative of Kodim 0809 and Kediri City District Court.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *