Megahnya Majestic Panji Sekartaji Pukau Warga Kota Kediri

Kepala Disbudparpora Kota Kediri nur Mukhyar saat memberikan sambutan dalam pegelaran seni di Selomangleng

Kediri- Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri telah kembali menggelar pagelaran seni budaya di area Goa Selomangleng, Minggu (20/10).

Dalam pagelaran yang dilaksanakan setiap tahun ini bertajuk “ Majestic Panji Sekartaji”. Panji Sekartaji merupakan kisah klasik yang diyakini masyarakat Kota Kediri. Para seniman yang hadir mementaskan tarian panji dengan beragam konsep. Diantaranya ada Didik Nini Thowok dan seniman luar negeri lainnya. Seperti dari Jepang dan Brasil.

Pagelaran tersebut berhasil menyedot ratusan pengunjung. Tampak warga dari Kota kediri dan sekitarnya sejak pagi sudah berduyun-duyun memadati area Goa Selomangleng yang banyak menyimpan situs sejarah.

Didik Nini Thowok bersama seniman lainnya saat memeriahkan pagelaran seni di Goa Selomangleng

Nur Mukhyar Kepala Disbudparpora Kota Kediri mengungkapkan, dalam pagelaran Selomangleng ini, sengaja mengundang para seniman dan budayawan baik dari dalam negeri maupun mancanegara.

Kemasan dari pagelaran ini memang alami dan tradisional tetapi juga banyak unsur unsur modern yang masuk dalam pagelaran ini. “Kita mewadahi semua seni yang ada di Kota Kediri maupun kolaborasi dengan daerah lain dan mancanegara. Kedepan Kota Kediri bisa memiliki sebuah pagelaran yang berskala internasional,” ujarnya.

Nur Muhyar menambahkan, Kota Kediri baru saja menerima anugerah kebudayaan Nasional, oleh karena itu menjadi kewajiban kita untuk terus mengembangkan kesenian dan Kebudayaan di Kota Kediri.

“Yang pertama memberikan edukasi kepada anak-anak tentang budaya tradisi budaya bangsa kita. Yang kedua mengemas pagelaran ini menjadi pagelaran yang berskala luas dan juga berkualitas. Dan yang ketiga mengaitkan pagelaran ini dengan kegiatan ekonomi masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat,” tandasnya.

Dalama pagelaran tersebut Didik Nini Thowok membawakan tari topeng yang menjadi ciri khasnya. Meskipun membawa konsep Panji yang merupakan cerita rakyat, akan tetapi tarian yang dibawakan Didik Nini Thowok tidak terlihat usang. Peserta yang menonton tampak terhibur hingga tidak beranjak dari tempat duduknya hingga acara selesai.

Sementara tampilan dari Kaori Okado dari Jepang dan Igor De Almaida dari Brazil tak kalah menariknya. Tampilan mereka bisa menjadikan khasanah perbedaan kultur dan budaya antar negara.(bad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *