72 Desa Ikuti Bursa Inovasi Desa Cluster 5

BID Cluster 5 di Kecamatan Kandat

Kediri-Sebanyak 72 desa dari 5 kecamatan meliputi Kandat, Kras, Ngadiluwih, Ringinrejo dan Wates ikut serta dalam Bursa Inovasi Desa (BID) Cluster 5 yang sukses digelar di Gedung Serbaguna Kecamatan Kandat, Rabu(7/8)

Purwanto ketua panitia BID Cluster 5 menyampaikan dalam sambutannya ucapan terimakasih yang sebesar besarnya kepada semua panitia baik PD, PLD dan TPID 5 kacamatan yg tergabung dalam cluster 5 ini, serta semua pihak yang telah menyambut baik terselenggaranya acara ini.

” Perlu diketahui setiap desa kita undang Kepala Desa, BPD serta Perwakilan Perempuan ditambah Camat, kasi pemerintahan dan PMD 5 Kecamatan serta beberapa undangan lainnya. Jadi peserta yang hadir kali ini sekitar 300 peserta lebih,” tuturnya

Purwanto juga berharap dengan BID ini bisa memfasilitasi dan memantik desa, supaya lebih inovatif lagi. ” Salam Inovasi,” Imbuhnya.

Data yang dihimpun, BID merupakan forum penyebaran dan pertukaran inisiatif atau inovasi masyarakat yang berkembang di desa-desa kemudian dilanjutkan hingga di tingkat kabupaten/kota.

Untuk Kabupaten Kediri ini adalah pelaksanaan BID yang ke dua setelah Pelaksanaan BID Cluster 4 beberapa hari yang lalu dari total 5 cluster yang terbagi.

 

Perwakilan Kecamatan Kandat, Mujib dalam tanggapannya, menyambut baik dan sangat mengapresiasi dilaksanakannya kegiatan tersebut. ” Dan saya memohon maaf jika ada kurang lebihnya dari persedian tempat yang digunakan BID ini,” katanya.

Menurutnya, bursa Inovasi Desa ini diarasa sangat baik dikarenakan program bursa inovasi desa sangat membantu pemerintah desa dalam meningkatkan pemanfaatan dana desa secara berkualitas melalui berbagai kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang lebih inovatif dan peka terhadap kebutuhan masyarakat desa.

Terpisah, salah satu dari tim pelaksana bursa inovasi desa dari Kec. Wates, Dani mengatakan, keuntungan yang didapat melalui kegiatan BID ini utamanya adalah pengalaman serta lebih banyak mengetahui inovasi berbagai desa. Kemudian bagaimana cara pengelolaan dana desa untuk lebih tepat dalam hal penggunaannya.(Fad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *