Pemkab Kediri Beri Perhatian Khusus Kasus Wiji Wanita Pemakan Jari

Pemkab Kediri saat berkunjung di rumah kediaman Wiji Fitriani di Desa Ngadi Kec. Mojo

Kediri- Pemerintah Kabupaten Kediri telah memberikan perhatian khusus terhadap warganya yang mengalami Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Diantaranya yang menimpa Wiji Fitriana warga Desa Ngadi Kecamatan Mojo kabupaten Kediri yang telah memakan jarinya senidir karena gangguan jiwa.

Bentuk perhatian tersebut diantaranya pada 2017 lalu pihak Pemkab sudah membawa ke RS Lawang akan tetapi saat itu pasien masih mengalami luka-luka akibat gigitannya sendiri. Sehingga  harus diamputasi. Sementara  proses amputasi akan dilaksanakan di RSUD Pare, namun tindakan tersebut terhalang oleh neneknya yang tidak memperbolehkan tangan Wiji diamputasi, dan terpaksa Wiji dibawa pulang ke rumah.

“ Selain itu pada jumat 19 April 2019 pihak Pemkab kediri juga memberikan bentuk  perhatian serta tindakan agar mendapatkan perawatan dan penyembuhan di RSJ Menur ” ujar Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kediri Krisna Setiawan.

Sebelumnya Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial sudah melakukan kunjungan ke rumah yang bersangkutan bersama Tenaga Kesejahteraan Sosial Masyarakat (TKSK ) dan berkoordinasi langsung dengan perawat dari puskesmas setempat. Hasil koordinasi tersebut menemukan kondisi Wiji Fitriani sangat memprihatinkan. Apabila kondisi kambuh, Wiji Fitriani cenderung menyakiti diri sendiri, salah satunya dengan menggigit jari-jari tangan sampai berdarah.

Wiji Fitriani juga mendapatkan kunjungan secara rutin dari perawat jiwa puskesmas setempat serta mendapatkan fasilitasi BPJS untuk masyarakat kurang mampu dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT ).

Untuk menyembuhkan luka-luka, Wiji dibawa ke RS DR. Iskak Tulungagung didampingi oleh relawan. Selain itu, tindakan operasi juga akan dilaksanakan setelah hasil koordinasi dari pihak RS. Dr. Soetomo dengan Tim Jatim Social Care (JSC), berkordinasi bersama Dinsos Provinsi, Dinsos Kabupaten, rekan-rekan pendamping pasung, Dinas Kesehatan, Camat Mojo, Puskesmas Ngadi, UPT Bina Laras Butuh Kras, RSJ Lawang dan UPT PRSBKW serta adanya persetujuan dari keluarga.

Saat ini Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Kabupaten Kediri tetap memantau kondisi dan terus memberikan perhatian untuk memastikan Wiji benar-benar sembuh (bd).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *