Festival Dhahar Durian Kabupaten Kediri Sedot Ribuan Pengunjung

Bupati Kediri Hj.Haryanti Sutrisno saat memantau pelaksanaan Festival Dhahar Durian

Kediri- Festival Durian yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Kediri telah berjalan lancar dan sukses. Ribuan pengunjung telah memadati acara festival dhahar durian di Desa Medowo. Tidak hanya dalam wilayah Kediri namun juga beberapa daerah di sekitarnya seperti Jombang dan Malang.

Sejak pagi, antrian pengunjung sudah mengular di jalanan Desa Medowo sepanjang lebih dari 1 km. Tepat pukul 08.00 WIB, panitia mulai membuka pintu masuk ke acara festival dan membagikan kupon kepada pengunjung. Nantinya, kupon ini dapat ditukarkan dengan durian yang telah disiapkan.

 

Ribuan pengunjung saat mengikuti Festival Dhahar Durian

Kupon tersebut berisikan nomor tumpeng durian yang dituju pengunjung. Terdapat lima tumpeng durian di sepanjang jalan balai Desa Medowo dengan total sebanyak 2019 durian gratis. Sistem ini terbukti ampuh untuk menjadikan pembagian durian berlangsung tertib dan adil. Setiap pengunjung berkupon dapat menikmati tumpeng durian tanpa berebut dan hingga jatuh korban.

Sambutan positif luar biasa ini terbukti dengan ludesnya lima tumpeng hanya dalam waktu 61 menit. Durian yang telah dibagikan selanjutnya dinikmati oleh pengunjung di beberapa area wisata Desa Medowo. Seperti Bukit Tanggulasi, Air Terjun Sumber Jodo, Taman Bunga English dan lain-lain.

Wakil Bupati Kediri, Drs. Masykuri, MM. mengatakan kegiatan dhahar durian ini sudah kali ketiga dilaksanakan. Pelaksanaannya dari tahun ke tahun semakin baik dan pengunjung semakin banyak. Lewat kegiatan ini semoga potensi Desa Medowo semakin dikenal masyarakat.

“Pada akhirnya harapan kami bisa mengangkat perekonomian warga Desa Medowo. Melalui potensi durian, susu murni, kopi dan destinasi wisata yang ada disini,” jelas Wabup yang juga penyuka buah durian ini.

Dijelaskan oleh Kepala Desa Medowo, Sujarwo, Desa Medowo telah dikenal bertahun-tahun merupakan penyuplai durian lokal di Kediri dan sekitarnya. Mulai pedagang durian sepanjang jalan area Jombang, Mojokerto, Nganjuk dan Malang merupakan hasil dari Desa Medowo dan Mlancu, Kecamatan Kandangan Kabupaten Kediri.

“Saat musim panen, dari Medowo saja total sebanyak 600.000 durian dihasilkan dalam 5 bulan. Ini menunjukkan potensi buah durian Medowo sangat besar dalam meningkatkan ekonomi warga. Kegiatan ini diharapkan menjadi promosi aktif dan langkah nyata,” terangnya.(bd/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *