KNPI Jatim Siap Berkolaborasi Menyelesaikan Problem Sosial Masyarakat

Sholikhul Huda, M.Fil Sekretaris DPD KNPI Provinsi Jawa Timur

Kediri – Para pemuda (OKP) yang tergabung dalam Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) harus memiliki karakter kepemudaan yang kuat dan moralitas yang tinggi dalam melakukan segala aktivitasnya, baik saat menjalankan roda organisasi atau berperan sebagai individu dan di masyarakat.

KNPI sebagai wadah pemuda Indonesia yang memiliki kemajemukan dan warna yang beragam, maka bangunan komunikasi dan inklusivitas juga sudah sewajarnya ditumbuh kembangkan.

Hal tersebut disampaikan oleh Sholikhul Huda, M.Fil Sekretaris DPD KNPI Provinsi Jawa Timur saat memberikan sambutan dan membuka Musyawarah Daerah DPD KNPI Kota Kediri Ke XXI Sabtu (28/7/2018) di hotel Grand Lotus, kota Kediri.

Sholikh yang juga Dosen Universitas Muhammadiyah Surabaya, menjelaskan bahwa peran pemuda Indonesia ( KNPI) dalam proses berbangsa dan bernegara adalah sangat strategis, apalagi pemuda merupakan salah satu komponen penting dari gerakan kemajuan masyarakat dan bangsa.

“Kita sebagai pemuda Indonesia yang tergabung dalam KNPI harus memiliki karakter intelektual (keilmuan), moralitas (akhlak), humanisn (kemasyarakatan), kreatifitas dan progresif serta terdepan dalam peran penting ditengah masyarakat dan bangsa,” jelasnya.

“Sehingga aktifis KNPI harus bisa menjadi problem solver dan dapat berkolaborasi dengan semua elemen masyarakat dari tokoh agama, tokoh politik, tokoh budaya dan juga harus bisa bersinergi dengan pemerintah di daerah masing-masing.

“KNPI Membantu kerja-kerja pemerintah dalam menyelesaikan problematika yang ada ditengah masyarakat,” jelasnya saat dikonfirmasi disela-sela acara menghadiri Musyda KNPI Kota Kediri.

“Peran penyelesaian masalah tersebut bisa terkait persoalan pendidikan, kesehatan, lapangan kerja, dan peran-peran lainnya,” lanjutnya.

Solikh juga berharap KNPI juga bisa berperan yang bersifat struktural dan kultural, hal ini dapat disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan didaerah. “Jadi, KNPI dalam menjalankan roda organisasi sebaiknya bisa luwes, inklusif, dan mampu berkomunikasi dengan baik kepada siapapun,” pungkasnya. (Izzudin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *