KPUD Meminta Maaf Terkait Pelaksanaan Debat Kandidat

Komisioner KPUD Kota Kediri saat meminta maaf secara terbuka terkait pelaksanaan debat sesi pertama

Kediri – Lantaran ada kesalahan teknis dalam debat kandidat yang telah disiarkan langsung salah satu telivis lokal, KPUD Kota Kediri secara resmi menyampaikan permintaan maaf.

KPUD mengakui ada kesalahan dan kekurangan saat debat kandidat pertama yang diselenggarakan di Hotel IKCC, Senin (23/4) kemarin.Dan itu akan menjadi evaluasi agar tidak terulang kembali.

“Seperti Kebutuhan pengisi waktu jeda dan pemberian kesempatan kepada tiga tim yel-yel tidak sesuai dengan jeda waktu yang disediakan. Jedanya 3 menit tapi kebutuhan waktunya 5 menit,” ujar Ketua KPUD Kota Kediri Agus Rofik.

Selain itu besaran gambar untuk ketiga pasangan calon diakui Agus Rofik memang tidak sama. Namun pihaknya tidak memungkinkan untuk melakukan penggantian.

Terkait TV lokal yang telah menyiarkan secara langsung debat kandidat yang di pandang kurang profosional dalam penayangan pasangan calon juga sudah diperingatkan.Dan juga tidak akan digunakan kembali di agenda debat kedua.” Berdasarkan hasil rapat, memang untuk siaran langsung untuk debat kandidat sesi dua akan menggunakan tv yang berbeda dengan tv yang menyiarkan di debat pertama,” ujarnya lebih lanjut.

Sedangkan rencana untuk melakukan siaran tunda debat kandidat bakal dilakukan editing materi dengan menghadirkan tim sukses ketiga pasangan calon. “Kalau sudah disetujui baru ditayangkan lagi,” jelasnya.

Untuk diketahui saat agenda debat kandidat sesi pertama sempat diwarnai protes dari pendukung pasangan calon nomer urut 3 dr Samsul Ashar-Teguh Juniadi.

Mereka memganggap siaran tersebut lebih menguntungkan pasangan calon nomer urut 2 Abdullah Abu Bakar-Lilik Muhibbah. Serta merugikan Pasangan calon nomer urut 1 dan 3. Pasalnya dalam siaranbtersebut yang sering dimunculkan adalah pasangan calon nomer urut 2.(bd)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *