Bentengi Santri, LPBH NU Gelar Sosialisais Narkoba dan Anti Hoax

Kapolres Kediri Kota saat memberikan sambutan dalam acara deklarasi anti hoax

Kediri-Untuk membentengi santri dari bahaya narkoba Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdhlatul Ulama (LPBH NU) Kabupaten Kediri, Sabtu (21/4) malam menggelar sosialisasi narkoba dan anti hoax.

Pantauan dilapngan acara tersebut di gelar di Pondok Pesantren Al-Ikhlas Desa Kaliboto Kecamtana tarokan Kabupaten Kediri. Hadir dalam acara tersebut antara lain  Kapolresta Kediri AKBP Anthon Haryadi, S.I.K, M.H, Pengasuh Ponpes Al-Ikhlas  Kyai Lukman Alifi Dhofir. Ketua PCNU Kabupaten Kediri KH Muhammad Makmun. Ketua LPBH NU Kabupaten Kediri Imam Mokhlas, S.H, M.H Ketua LKNU Kabupaten Kediri Yeni. H. Bahak Udin, Gus Muslih, Gus Eksan Taifuri dan Pejabat Utama Polresta Kediri

Acara tersebut mengambil tema Mewujudkan Generasi Santri Indonesia yang berakhlak, terpelajar, berprestasi dan berkarakter tanpa narkoba. Kegiatan ini berjalan sangat antusias. Para santri yang biasa menerima pelajaran pendidikan agama dan pendidikan karakter juga ada suntikan pelajaran tentang anti narkoba.

Kapolres Kediri Kota AKBP Anthon Hariyadi menjelaskan beberapa jenis narkoba, awal mula kecanduan narkoba, dampak apabila kecanduan narkoba dan cara-cara yang harus ditempuh masyarakat dalam pencegahan peredaran narkoba.

“Peredaran narkoba kian memprihatinkan, oleh karena itu peran badan narkotika nasional (BNN) kian diperluas. Mengingat belakangan ini peredarannya ke segala lini. Namun yang patut diacungi jempol selama ini belum pernah ditemukan peredaran barang haram itu di lingkungan pondok pesantren. Untuk itu hal itu harus terus dipertahankan dan saya yakin bahwa para santri ini dibentengi dengan pendidikan karakter akhlakul karimah sehingga tidak mudah terpengaruh” Ungkap AKBP Anthon Saat berpidato didepan para santri.

Sejumlah santrii Pondok Pesantren Al-Ikhlas Desa Kaliboto Kecamtana tarokan saat mengikuti sosialisasi narkoba

Terpisah Ketua PC NU Kabupaten Kediri Muhammad Ma’mun mengatakan dengan adanya kegiatan ini maka diharapkan nantinya ketika sudah lulus dari pondok mereka bisa melakukan pencegahan tentang narkoba. Mengingat selama ini di luar sana, peredaran narkoba cukup marak.

Hal senada diungkapkan Taufiq Dwi Kusuma Sekretaris cabang Lembaga penyuluhan dan bantuan hukum NU Kabupaten Kediri. Menurutnya kegiatan ini akan terus dilakukan di berbagai pondok pesantren. Tujuannya adalah santri menjadi garda terdepan dalam memerangi narkoba.

“Kita sudah melakukan kegiatan ini ke berbagai pondok pesantren dengan menggandeng pihak kepolisian. Hal ini untuk membekali para santri ketika sudah lulus dari pondok pesantren bisa terhindar dari peredaran narkoba. Dengan tahu jenis-jenis narkoba maka mereka bisa menghindarinya” Pungkas Pria yang juga berprofesi sebagai advokat tersebut. (bad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *