Kawasan Wisata Sedudo Masih Ditutup, Pengunjung Kecewa

NGANJUK – Musim liburan, kawasan objek wisata (ow) Sedudo, terletak di Desa Ngliman, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk, untuk sementara ditutup untuk umum. Akibatnya, banyak wisatan yang sudah terlanjur datang ke lokasi harus pulang dengan kecewa, termasuk salah satu  wisatawan asal belanda yang datang hendak berlibur. Alasan, penututpan kawasan ow tersebut, karena masih dalam tahap renovasi.

Informasi didapat, penutupan kawasan wisata sedudo dilakukan karena masih dalam tahap renovasi. Rencananya, penutupan ini akan berlangsung hingga tanggal 29 desember 2017, kemarin.

Pantauan di lokasi, puluhan pekerja sedang melakukan aktivitas pembangunan. Diperkirakan, pengerjaan proyek renovasi di kawasan sedudo terbilang masih jauh dari tahab penyelesaian. Jika dihitung prosentase, capainya kurang lebih 80 persen.

Sri Suwarsih

Sri Suwarsih, salah satu pengunjung mengaku kecewa saat tiba di lokasi ow wisata Sedudo. Karena, dia dan romobangannya harus kembali pulang tanpa bisa menikmati indahnya pemandangan dan Air Terjun Sedudo yang dikenal memiliki sejumlah misteri serta mitos yang semakin menambah daya tarik tempat ini.

“ Beberapa waktu lalu sudah dengar dari teman, jika tempat wisata Sedudo ditutup. Dan, katanya kembali di buka awal tahun. Makanya, kami beserta keluarga dan temen-teman dari luar negeri ( Belanda-red) langsung ke tempat ini (Sedudo-red), eh ternyata sampai di sini masih ditutup, “ ungkapnya, dengan raut wajah yang Nampak kecewa.

Untuk diketahui, Kawasan wisata sedudo menjadi salah satu ikon di kabupaten nganjuk. Dimana wisatawan yang berkunjung bisa menikmati keindahan air terjun. Selain itu, lereng gunung wilis yang penuh dengan kehijauan menambah keindahan lokasi tersebut. Tak sedikit wisatawan yang mandi di air terjun, karena menurut mitos yang beredar, air terjun sedudo bisa membuat awet muda.

Bagi wisatawan yang hendak berkunjung ke sedudo, diharapkan bersabar hingga tahap renovasi selesai. Tujuan, renovasi ini untuk semakin memperindah kawasan wisata tersebut.(an/kp)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *