Sopir Bus Diperiksa Kesehatan dan Tes Urin

Nampak para petugas gabungan sedang melakukan pemeriksaan terhadap pengudi bus, di Terminal Tamanan, Kota Kediri

KEDIRI – Petugas gabungan dari badan narkotika nasional (BNN) Kota Kediri, Kementerian Perhubungan, TNI dan Polri lakukan pemeriksaan kesehatan dan tes urine terhadap sopir bus. Hasilnya, ada sejumlah sopir yang mengalami gangguan kesehatan seperti tekanan darah tinggi dan kelelahan karena berusia lanjut

” Kegiatan ini, dilakukan sebagai bentuk persiapan armada pengangkutan Jelang Natal dan Tahun baru,” kata, Masnun, Koordinator pelayanan kementerian perhubungan, kepada sejumlah awak media yang mengikuti kegiatan tersebut.

Seluruh sopir bus, kata Masnu lebih lanjut,  yang berasal dari berbagai jurusan antar kota dalam propinsi maupun antar kota antar propinsi yang melintasi terminal baru Kota Kediri dihentikan petugas. lalu, mareka diminta untuk melakukan tes urine dan pemeriksaan kesehatan.

Masnun mengatakan, meskipun tak ada satupun sopir yang positif mengkonsumsi narkoba, tetapi ada sejumlah sopir yang mengalami gangguan kesehatan. Diantaranya, ada sopir yang mengidap tekanan darah tinggi dan kelelahan.

” itu disebabkan, karena sudah berusia lanjut tetapi tetap mengendarai kendaraan,’ jelasnya.

menurut dia, bagi sopir yang mengalami gangguan kesehatan dan berusia tua dapat membahayakan keselamatan dirinya dan penumpang yang dibawanya. Untuk itu, pihaknya langsung berkoodinasi dengan perusahaan oto bus yang memperkerjakannya supaya mengistirahatkan terlebih dahulu dan mengganti dengan sopir lainnya.

Di lokasi yang sama, Dokter slamet, selaku tim medis dari BNN Kota Kediri mengaku, sopir bus yang mengidap hipertensi berpotensi terkena serangan stroke maupun jantung. Padahal, kerja yang digeluti oleh para  sopir bus tersebut keseharinya selalu berhubungan dengan keselamatan para penumpang dijalanan, (nn/kp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *