Sejumlah Prestasi Mas Abu di 2017

Refleksi prestasi tahun 2017 di Graha Panglima

Kediri- Dalam acara refleksi tahun 2017 Mas Abu telah memaparkan sejumlah capain prestasi selama satu tahun terakhir pemerintahanya.

Acara refleksi yang ke-3 kali ini digelar di Ballroom Graha Pangliam, Jumat (22/12) malam. Dalam acara tersebut juga dimeriahkan oleh musisi legendaris Koes Plus.

Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar memaparkan bernagai prestasi yang diraih Kota Kediri serta apa yang telah dilakukan Pemerintah Kota Kediri kepada masyarakat. Di tahun 2017 ini, Pemerintah Kota Kediri berhasil meraih delapan penghargaan tingkat nasional disamping penghargaan tingkat provinsi dan penghargaan yang diraih oleh sekolah-sekolah yang ada di Kota Kediri. Kedelapan penghargaan ini antara lain, Penghargaan atas Capaian Tertinggi dalam Laporan Keuangan (LKPD) dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian; TPID Terbaik tingkat Nasional; Apresiasi Tertinggi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah, Hasil Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Daerah Tahun 2016 terhadap LPPD Kota Kediri; Percepatan Cakupan Akta Kelahiran Nasional; Penghargaan Kota Layak Anak; Tanda Bhakti Koperasi; Kihajar Award; dan Penghargaan Smart City.

Selain itu, akan disampaikan pula kondisi perekonomian di Kota Kediri dimana Indeks Daya Beli masyarakat pada tahun 2012-2016  terus mengalami peningkatan. Di tahun 2015 daya beli masyarakat berada diangka 0,7229% meningkat diangka 0,7324% di tahun 2016. Kemampuan daya beli masyarakat yang membaik ini dikarenakan laju inflasi yang rendah di Kota Kediri. Di tahun 2016 laju inflasi di Kota Kediri sebesar 1,3%.

Kemudian laju PDRB juga mengalami peningkatan dan ada beberapa pergeseran. Seperti di tahun 2016 laju PDRB yang mengalami peningkatan terbanyak adalah penyediaan akomodasi dan makanan minuman serta informasi dan komunikasi masing-masing diangka 7,94 dan 7,92. Di tahun 2015 yang mengalami laju peningkatan tertinggi adalah  sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial. Dan di tahun 2014 yang mengalami peningkatan adalah jasa perusahaan.

Selanjutnya, juga akan dibahas tentang Program Pemberdayaan Masyarat (Prodamas) yang dialokasikan untuk infrastruktur, ekonomi dan sosial. Kedepan akan ada Prodamas Plus yang alokasi dananya dapat digunakan untuk pendidikan maupun kesehatan.

Terakhir, juga akan dibahas mengenai beberapa terobosan dalam program pendidikan seperti bantuan beasiswa yang diberikan kepada mahasiswa Kota Kediri yang berasal dari keluarga kurang mampu dan yang terbaru adalah bantuan SPP bagi SMA/SMK sebesar Rp 60.000 yang masih terus diberikan di tahun 2018. Dalam pelayanan kesehatan selain home care dan pelyanan kesehatan yang lain, terobosan terbaru adalah Universal Health Coverage yakni gratis bagi warga ber-KTP Kota Kediri yang menjalani pengobatan maupun rawat di RSUD Gambiran asalkan dirawat di kelas III. Dalam pelayanan publik pemerintah juga terus memberikan kemudahan seperti perijinan online Kediri Single Window for Invesment (KSWI), dimana berkas para pemohon akan dikirim via POS. Kedepan, Pemerintah Kota Kediri akan terus melakukan terobosan bagi kemudahan pelayanan publik di Kota Kediri.(bd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *