Tidak Memihak Rakyat, Nasdem Tolak RAPBD 2018

ketua Fraksi Nasdem, Antox Prapungka Jaya

Kediri- Lantaran dinilai kurang memihak pada rakyat, Fraksi Nasdem Kabupaten Kediri menolak Rancangan Anggaran Pendapatan Daerah (RAPBD) 2018. Dan diketahui Fraksi Nasdem adalah satu-satunya partai yang menolak RAPBD tersebut.

Ketua Fraksi Nasdem Antox Prapungka jaya menilai di RAPBD  banyak anggaran yang dinilai pemborosan uang negara. Diantaranya anggaran untuk Tim Pertimbangan Percepatan Pembangunan  (TP3) Kabupaten Kediri yang dinilai tidak perlu. Pasalnya kinerja TP3 kurang membawa dampak pada masyarakat.” Outcam dari TP3K menurut saya kurang jelas,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa dengan Antox menambahkan kalau Bupati sendiri saat ini juga sudah mempunyai staf ahli yang jumlahnya cukup banyak, yakni sekitar 5 orang. Sehingga kinerja TP3 menurutnya saat ini belum diperlukan.

Oleh karena itu Fraksi Nasdem mengusulkan agar anggaran TP3 dialihkan untuk pembelian seragam gratis bagi pelajar SD hingga SMP. Mengingat pendidikan sangat penting untuk warga kabupaten Kediri. Selain itu sampai saat ini masih banyak sekolah-sekolah yang masih membebankan pembelian seragam ke orang tua siswa. “ Lebih baik anggaran TP3 yang jumlah Rp 950 juta dialihkan saja untuk pembelian seragam,” ujarnya lebih lanjut.

Selain itu Fraksi Nasdem juga menyoroti anggaran di Dinas PU yang mencapai Rp 240 miliar per tahun hanya untuk proyek pengaspalan. Dari situ Fraksi NasDem Kabupaten Kediri menduga adanya praktik monopoli proyek lantaran pada pemenang lelang yang tidak pernah berubah.

“Di Dinas PU anggarannya sangat fantastis yaitu sebesar Rp 240 miliar setiap tahun. NasDem makanya minta dokumen lelang. karena yang menang dalam tender ya itu itu saja inisial T dalam proyek pengadaan jalan. Tetapi permintaan kami sampai sekarang belum pernah direspon,” imbuhnya kesal.(bad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *